Barito Kuala – Komando Distrik Militer (Kodim) 1005/Barito Kuala mengambil peran strategis dalam memperkuat fondasi ideologi dan mentalitas aparatur negara dengan menyelenggarakan kegiatan Penguatan Karakter Kebangsaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Wilayah Kabupaten Barito Kuala Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Mochammad Yamin Kodim 1005/Barito Kuala, Kecamatan Marabahan, pada Kamis (04/06) ini mengusung tema yang sangat relevan dengan kondisi saat ini, yaitu “Melalui Penguatan Karakter Kebangsaan, Kita Perkokoh Aparatur Sipil Negara yang Solid, Berkarakter dan Berintegritas”.
Acara ini dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 1005/Barito Kuala, Letkol Inf Anton Mahriadi, S.Sos., serta diikuti oleh sejumlah pejabat tinggi daerah dan perwakilan unsur pemerintahan. Di antaranya adalah para Kepala Dinas lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Camat Marabahan, Camat Bakumpai, Camat Cerbon, dan Camat Barito Kuala. Selain itu, turut hadir juga Lurah Lepasan, Lurah Ulu Benteng, serta Lurah Marabahan Kota. Sebagai peserta utama, kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pegawai ASN dari berbagai instansi, meliputi Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Kuala, petugas Lembaga Pemasyarakatan, anggota Satuan Polisi Pamong Praja, hingga pegawai Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan.
Dalam sambutan utamanya, Dandim 1005/Barito Kuala, Letkol Inf Anton Mahriadi, S.Sos., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keutuhan bangsa dan kualitas birokrasi di daerah. “Kita menyadari bahwa tantangan zaman yang semakin kompleks, di tengah derasnya arus informasi dan pengaruh globalisasi, seringkali menguji ketahanan mental dan nilai-nilai luhur kebangsaan. Oleh karena itu, penguatan karakter ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah kebutuhan mendesak untuk memastikan setiap aparatur negara tetap berpegang teguh pada Pancasila sebagai ideologi negara, Undang-Undang Dasar 1945, semangat Bhinneka Tunggal Ika, dan komitmen yang tak tergoyahkan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya membuka arahan.
Lebih lanjut, Letkol Inf Anton Mahriadi menjelaskan bahwa ASN memegang peran sentral sebagai penggerak utama pembangunan dan pelayan masyarakat. “Sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik, aparatur negara tidak hanya dituntut memiliki keahlian teknis dan kecakapan administratif semata. Lebih dari itu, ASN harus memiliki landasan moral yang kuat, integritas yang tinggi, serta kesadaran kebangsaan yang mendalam. Karakter yang terbentuk dengan baik akan menjadi benteng kokoh terhadap berbagai pengaruh negatif, praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta menjadikan setiap keputusan yang diambil selalu mengutamakan kepentingan rakyat dan kemajuan daerah di atas kepentingan pribadi atau golongan,” tambahnya.
Komandan Kodim juga menekankan pentingnya sinergi yang erat antara TNI dan seluruh komponen pemerintahan sipil. “Kami berharap melalui kegiatan ini, terjalin pemahaman yang sama dan visi yang searah antara TNI dan aparatur sipil negara. Ketika kita memiliki kesamaan pandangan tentang cinta tanah air dan tanggung jawab terhadap negara, maka terciptalah kekuatan kolektif yang mampu menyelesaikan berbagai permasalahan pembangunan secara efektif. Aparatur yang solid, bersatu, dan berintegritas akan menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Barito Kuala, serta mampu memberikan pelayanan yang adil, transparan, dan memuaskan bagi seluruh lapisan warga. Semoga ilmu dan nilai-nilai yang disampaikan hari ini dapat diterapkan secara nyata dalam tugas sehari-hari, sehingga memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan Kabupaten Barito Kuala menuju masa depan yang lebih baik,” tegasnya mengakhiri sambutan.
Selain sambutan dari Dandim, kegiatan ini juga diisi dengan penyampaian materi mendalam mengenai wawasan kebangsaan, nilai-nilai kepribadian aparatur negara, serta tantangan pengabdian di era modern. Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, aktif bertanya, dan berdiskusi mengenai penerapan nilai-nilai kebangsaan dalam lingkungan kerja masing-masing.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat membawa semangat baru dan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran strategisnya sebagai bagian dari aparatur negara. Penguatan karakter ini diharapkan menjadi modal berharga untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan prima, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Barito Kuala secara berkelanjutan.(1005).






