HULU SUNGAI SELATAN – Respons cepat ditunjukkan personel Babinsa Koramil 1003-01/Telaga Langsat, Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan (HSS), bersama tim gabungan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Ambutun, Kecamatan Telaga Langsat. Berkat kesigapan seluruh unsur yang terlibat, kebakaran berhasil dikendalikan sebelum meluas.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (20/7/2026). Informasi awal diterima dari masyarakat sekitar pukul 14.00 WITA yang melaporkan munculnya titik api di kawasan hutan. Mendapat laporan tersebut, personel yang berjaga di Posko Siaga Karhutla langsung bergerak menuju lokasi sambil berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait.
Babinsa Koramil 1003-01/Telaga Langsat, Serka Noorhalis, mengatakan sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci keberhasilan penanganan kebakaran tersebut.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, kami bersama tim siaga Karhutla langsung menuju lokasi. Dengan koordinasi yang baik bersama seluruh unsur di lapangan, api berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan agar tidak muncul titik api baru,” ujarnya.
Diperkirakan lahan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 1,5 hektare. Meski menghadapi medan yang cukup sulit dan cuaca panas akibat puncak musim kemarau, tim gabungan mampu mengendalikan kobaran api dalam waktu relatif singkat.
Keberhasilan operasi tersebut juga didukung oleh kesiapan sarana dan prasarana yang telah disiagakan, di antaranya mobil pemadam kebakaran, mesin pompa portabel, alat semprot gendong (solo sprayer), serta berbagai peralatan pendukung lainnya.
Selain melakukan pemadaman dan pendinginan, Babinsa bersama tim gabungan terus meningkatkan langkah-langkah pencegahan. Patroli rutin digelar untuk memantau potensi munculnya titik api sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar yang dapat memicu Karhutla.
“Upaya pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan. Karena itu kami terus mengedukasi masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di musim kemarau seperti sekarang,” tambah Serka Noorhalis.
Dalam operasi pemadaman tersebut, Babinsa bersinergi dengan personel Yon TP 829/BA, BPBD Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Polsek Telaga Langsat, BPK Dalpa, BPK Mandala, serta relawan peduli api dari Desa Ambutun. Kolaborasi lintas instansi ini menjadi bukti kuatnya sinergi dalam menjaga wilayah dari ancaman bencana Karhutla.
@pendim1003






