TAPIN – Kesiapsiagaan aparat keamanan dalam menghadapi pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Tapin tahun 2026 ditunjukkan melalui Apel Gelar Pasukan yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin, Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara.
Rabu (22/7), menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel, sarana, serta sinergitas seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan pesta demokrasi di tingkat desa.
Bertindak selaku Pembina Apel Wakil Bupati Tapin H. Juanda, Pimpinan Apel Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin Mudo Harjono, sedangkan Perwira Apel Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tapin Zainal Abidin, S.Sos., M.M.
Pasukan apel terdiri dari satu SST Korsik, satu SST personel Kodim 1010/Tapin, satu SST personel Brimob, satu SSK personel Polres Tapin, satu SST personel Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin, serta satu SST Linmas.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Tapin, jajaran TNI-Polri, serta sejumlah pejabat daerah dan SKPD Kabupaten Tapin.
Dalam amanatnya, Pembina Apel menyampaikan bahwa pelaksanaan apel kesiapsiagaan tersebut menjadi bukti sinergitas antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta seluruh perangkat yang terlibat dalam mendukung pelaksanaan Pilkades serentak.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan pemilihan kepala desa di wilayah Kabupaten Tapin. Diharapkan seluruh tahapan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tidak mengalami kendala maupun hambatan,” demikian disampaikan dalam amanatnya.
Pilkades serentak merupakan bagian dari proses demokrasi yang memiliki arti penting bagi masyarakat desa. Karena itu, seluruh pihak diharapkan mampu menjaga keamanan, ketertiban, serta suasana kondusif sejak tahapan persiapan hingga seluruh rangkaian pemilihan selesai.
Komandan Kodim 1010/Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra usai kegiatan berlangsung menegaskan bahwa TNI siap mendukung pengamanan Pilkades serentak sesuai tugas dan kewenangan yang dimiliki, dengan mengedepankan sinergitas bersama Polri dan pemerintah daerah.
Menurutnya, kehadiran personel Kodim 1010/Tapin dalam pengamanan bukan untuk masuk ke dalam ranah politik praktis, melainkan untuk membantu menciptakan situasi keamanan yang kondusif sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman, tertib, dan bebas dari tekanan.
“Dalam pelaksanaan Pilkades serentak ini, TNI akan tetap memegang teguh komitmen netralitas. Personel TNI tidak boleh memihak kepada calon maupun kepentingan politik tertentu. Tugas kami adalah membantu menjaga keamanan dan ketertiban agar seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan dengan aman, lancar, dan demokratis,” tegas Dandim.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antarinstansi. Dengan kesiapan personel serta sinergitas yang telah dibangun, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.
Apel gelar pasukan tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk menyatukan persepsi dan memperkuat kesiapan seluruh unsur pengamanan dalam menghadapi setiap tahapan Pilkades serentak di Kabupaten Tapin tahun 2026.
Dengan dukungan pemerintah daerah, TNI, Polri, Satpol PP, Linmas, serta seluruh elemen terkait, pelaksanaan Pilkades diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi serta netralitas seluruh aparat yang terlibat.(1010).






