banner 120x600
KODIM  

Babinsa Simeulue Edukasi Pedagang Ciptakan Pasar Bersih dan Aman bagi Konsumen

SIMEULUE – Serka Rahimuddin, Babinsa Koramil 02/Simeulue Tengah, Kodim 0115/Simeulue, Korem 012/Teuku Umar, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama para pedagang sembako di Desa Kampung Air, Kecamatan Simeulue Tengah, Kabupaten Simeulue, Rabu (22/07/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mempererat hubungan antara Babinsa dengan masyarakat sekaligus mengetahui secara langsung kondisi serta berbagai kendala yang dihadapi para pedagang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa memiliki peran penting dalam melakukan pembinaan di wilayah binaannya. Penguasaan wilayah melalui aspek geografis, demografis, dan komunikasi sosial menjadi bagian dari tugas Babinsa dalam menciptakan hubungan yang harmonis dengan seluruh lapisan masyarakat.

Serka Rahimuddin menyampaikan bahwa kegiatan Komsos tidak hanya sebatas menjalin silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan keluhan masyarakat, khususnya para pedagang yang beraktivitas di lingkungan desa.

“Melalui komunikasi seperti ini, kami dapat mengetahui secara langsung kondisi para pedagang serta berbagai kendala yang mereka hadapi. Dengan begitu, hubungan antara Babinsa dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga mengingatkan para pedagang agar selalu menjaga kebersihan tempat berjualan. Menurutnya, lingkungan yang bersih akan memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pembeli saat melakukan transaksi.

Selain itu, Babinsa mengimbau para pedagang ikan agar tidak menggunakan bahan pengawet berbahaya seperti formalin untuk menjaga kualitas dagangan. Ia mengingatkan bahwa keamanan dan kesehatan konsumen harus menjadi perhatian utama dalam kegiatan perdagangan.

“Saya mengimbau agar selalu memperhatikan kebersihan tempat berjualan agar tidak menimbulkan bau yang dapat mengganggu lingkungan sekitar. Selain itu, jangan pernah menggunakan bahan pengawet berbahaya pada ikan yang dijual,” tegasnya.

Ia juga menyarankan apabila terdapat ikan yang tidak habis terjual, masyarakat dapat mengolahnya menjadi ikan asin sehingga tetap memiliki nilai ekonomi dan dapat disimpan dalam waktu yang lebih lama.

Melalui kegiatan Komsos ini, Babinsa berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan kualitas produk yang dijual semakin meningkat, sehingga tercipta aktivitas perdagangan yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh warga.(0115).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *