Aceh Selatan – Komandan Korem (Danrem) 012/Teuku Umar, Kolonel Inf Windarto, S.Sos., M.M., memimpin kegiatan Pemeriksaan Kesiapan Operasi (Riksiap Ops) Tingkat Korem terhadap Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Statis Yonif 115/Macan Leuser di Lapangan Yonif 115/Macan Leuser, Desa Pasi Rasian, Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan kesiapan personel dan materiil sebelum Yonif 115/Macan Leuser melaksanakan tugas negara sebagai Satgas Pamtas RI-PNG Statis dalam menjaga wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam pemeriksaan tersebut, Danrem 012/Teuku Umar memastikan seluruh aspek kesiapan satuan, mulai dari kondisi prajurit, kelengkapan perlengkapan, hingga kesiapan pendukung operasi telah memenuhi standar yang ditentukan.
Dalam arahannya, Kolonel Inf Windarto menyampaikan bahwa penugasan sebagai Satgas Pamtas RI-PNG Statis merupakan kehormatan sekaligus kepercayaan besar yang diberikan oleh bangsa dan negara kepada para prajurit Yonif 115/Macan Leuser.
“Prajurit sekalian yang saya banggakan, sebanyak 450 prajurit terbaik Yonif 115/ML akan mengemban amanah negara untuk melaksanakan tugas sebagai Satgas Pamtas RI-PNG Statis. Penugasan ini merupakan kehormatan dan kepercayaan yang diberikan oleh bangsa dan negara, sehingga harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, dedikasi, dan profesionalisme,” ujar Danrem.
Danrem menekankan agar seluruh prajurit senantiasa mengutamakan faktor keamanan selama melaksanakan tugas. Ia berharap seluruh personel yang diberangkatkan dapat kembali ke satuan dalam keadaan lengkap, sehat, dan membawa keberhasilan dalam menjalankan misi.
“Saya berharap sebanyak 450 prajurit yang berangkat melaksanakan tugas nantinya dapat kembali ke satuan dengan jumlah yang sama, yaitu 450 prajurit, dalam keadaan lengkap, sehat, dan membawa keberhasilan. Tidak ada keberhasilan tugas yang lebih besar daripada keberhasilan melaksanakan misi dengan aman serta kembali berkumpul bersama keluarga dan satuan dalam keadaan selamat,” tegasnya.
Selain itu, Danrem mengingatkan seluruh prajurit agar selalu memedomani prosedur tetap, menjaga disiplin, menghindari berbagai bentuk pelanggaran, serta menjadikan kekompakan dan jiwa korsa sebagai kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan di daerah penugasan.
Sebelum melaksanakan tugas operasi, prajurit Yonif 115/Macan Leuser akan mengikuti Latihan Pratugas di Batujajar sebagai tahap akhir pembekalan sebelum keberangkatan. Danrem meminta seluruh prajurit mengikuti latihan tersebut dengan sungguh-sungguh dan tetap mengutamakan keselamatan.
Dalam pelaksanaan tugas nantinya, para prajurit juga diminta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemerintah daerah, serta seluruh unsur masyarakat di wilayah perbatasan.
Menurut Danrem, keberhasilan tugas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan operasional prajurit, tetapi juga kemampuan membangun hubungan positif dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah perbatasan.
“Laksanakan tugas dengan tulus, ikhlas, dan penuh kehormatan. Jaga nama baik satuan, Korem 012/Teuku Umar, Kodam Iskandar Muda, dan TNI Angkatan Darat. Tunjukkan bahwa prajurit Yonif 115/ML adalah prajurit yang profesional, tangguh, dicintai rakyat, serta mampu mengemban tugas negara dengan sebaik-baiknya,” pesan Danrem.
Kegiatan Riksiap Ops tersebut turut dihadiri para Pasi Korem 012/Teuku Umar, Dandim 0107/Aceh Selatan, para Kabalak Korem 012/TU, serta seluruh prajurit Yonif 115/Macan Leuser.
Melalui kegiatan ini, Korem 012/Teuku Umar memastikan kesiapan Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 115/Macan Leuser agar mampu menjalankan tugas secara profesional, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menjaga kedaulatan serta keamanan wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(Pr012).






