ACEH SELATAN – Sebagai implementasi program prioritas Presiden RI untuk memperkuat konektivitas dan membuka akses bagi masyarakat pedalaman, TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0107/Aceh Selatan berhasil merampungkan empat unit Jembatan Aramco di Kabupaten Aceh Selatan hanya dalam 10 hari, Selasa (21/7/2026), menunjukkan komitmennya pada percepatan pembangunan nasional.
Empat jembatan tersebut berada di Desa Dalam, Kecamatan Samadua; Desa Ruak, Kecamatan Kluet Utara; serta Desa Ujung Tanoh dan Desa Ujung Gunong Cut, Kecamatan Kota Bahagia. Kehadiran infrastruktur ini menjadi solusi atas kebutuhan masyarakat terhadap akses transportasi yang aman, cepat, dan layak.
Penyelesaian empat jembatan dalam waktu singkat menjadi bukti nyata profesionalisme, disiplin, dan semangat gotong royong yang ditunjukkan prajurit TNI AD bersama pemerintah daerah serta masyarakat. Di tengah tantangan medan yang tidak mudah, seluruh pekerjaan mampu dituntaskan sesuai target yang telah ditetapkan.
Koordinator Satgas Jembatan Aramco, Kapten Inf Faisal Kurniawan, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat terhadap akses transportasi yang selama ini menjadi kendala.
“Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi akses vital bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, dan kehidupan sehari-hari. Kehadiran TNI melalui program ini adalah bentuk pengabdian untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapten Faisal.
Ia menegaskan, keberhasilan penyelesaian empat Jembatan Aramco tidak lepas dari sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang bergotong royong selama proses pembangunan berlangsung.
Rampungnya empat Jembatan Aramco tersebut diharapkan mampu mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, mempermudah akses anak-anak menuju sekolah, serta meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan.
Pembangunan ini menjadi bukti bahwa program prioritas Presiden tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui kerja nyata TNI Angkatan Darat yang hadir dan bekerja bersama rakyat hingga ke pelosok negeri. (Pr012)






