banner 120x600
KODIM  

Sinergitas TNI-Polri: Kodim Barito Kuala Kawal Kesiapan Pengamanan Pilkades 2026

Barito Kuala – Menjelang tahap pemungutan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak tahun 2026, Kodim 1005/Barito Kuala berpartisipasi aktif dalam Apel Pergeseran Pasukan (Serpas) Pengamanan yang diselenggarakan oleh Kepolisian Resor (Polres) Barito Kuala. Kegiatan berlangsung di Lapangan Polres Barito Kuala, Jalan Gusti M. Seman Nomor 01, Kelurahan Ulu Benteng, Kecamatan Marabahan, pada Jumat (05/06), sebagai langkah strategis memastikan kesiapan seluruh unsur keamanan di lapangan.

Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Barito Kuala, AKBP Anib Bastian, S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi daerah maupun instansi terkait, antara lain Dandim 1005/Barito Kuala, Letkol Inf Anton Mahriadi, S.Sos., Wakil Bupati Barito Kuala H. Herman Susilo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Muhammad Mujiburrakhman, S.STP., M.Si., Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Joko Sumitro, S.Sos., Kepala Senkom Suswantono, serta para Pejabat Utama Polres Barito Kuala.

Dalam amanatnya, Kapolres Barito Kuala menyampaikan bahwa apel ini merupakan momen penting untuk melakukan pengecekan akhir kesiapan personel, sarana prasarana, serta pola pengamanan yang akan diterapkan. “Apel pergseran pasukan ini kami laksanakan untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat benar-benar siap, solid, dan sigap menjaga agar pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 berlangsung aman, tertib, lancar, dan demokratis,” tegas AKBP Anib Bastian.

Ia menjelaskan, Pilkades serentak tahun ini mencakup wilayah yang cukup luas, tersebar di 12 kecamatan yang meliputi 25 desa dengan 32 Tempat Pemungutan Suara (TPS), serta pergantian waktu pelaksanaan di 12 desa. Luasnya cakupan wilayah dan banyaknya masyarakat yang terlibat menuntut kesiapan matang serta sinergi tinggi antarinstansi. “Pemilihan kepala desa adalah momentum berharga bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin yang membawa kemajuan, ketenteraman, dan kesejahteraan desa. Oleh karena itu, proses ini harus dikawal dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan netral agar tidak menimbulkan konflik atau gesekan sosial,” tambahnya.

Kapolres juga menekankan bahwa tugas petugas pengamanan bukan hanya menjaga keamanan fisik di lokasi TPS, tetapi juga menjaga stabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di tingkat desa. Ia mengingatkan seluruh personel untuk memahami wilayah tugas dengan baik, menjaga netralitas mutlak, serta meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan seperti provokasi, penyebaran berita bohong, atau konflik antarpihak. “Laksanakan tugas dengan semangat, tegas namun tetap humanis, serta utamakan pendekatan persuasif. Lakukan koordinasi erat dengan pemerintah daerah, TNI, perangkat desa, panitia pemilihan, tokoh masyarakat, agama, dan pemuda agar setiap permasalahan dapat diselesaikan cepat dan tepat tanpa meluas,” pesannya.

Sementara itu, Dandim 1005/Barito Kuala, Letkol Inf Anton Mahriadi, S.Sos., dalam keterangannya menegaskan komitmen TNI untuk mendukung penuh keamanan Pilkades serentak ini sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat. “Kehadiran personel Kodim dalam apel ini adalah bukti nyata sinergitas TNI dan Polri, serta seluruh elemen bangsa dalam menjaga kondusivitas wilayah. Kami memahami bahwa Pilkades adalah bagian dari pilar demokrasi di tingkat paling bawah, sehingga keamanan dan kelancarannya sangat menentukan kestabilan sosial di desa-desa kami. Oleh sebab itu, seluruh personel yang ditugaskan kami perintahkan untuk bekerja sama secara erat dengan Polri dan instansi terkait, selalu menjaga sikap netral, tidak memihak kepada calon atau kelompok manapun, dan mengutamakan pendekatan yang humanis serta mengedepankan penyelesaian masalah secara damai,” ujar Letkol Inf Anton Mahriadi.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa kehadiran aparat keamanan di lapangan harus memberikan rasa aman dan ketenangan bagi warga. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat menyalurkan hak pilihnya dengan tenang, aman, dan bebas dari tekanan apapun. Setiap potensi gangguan harus dideteksi sejak dini dan ditangani bersama agar tidak berkembang menjadi masalah besar. Tugas ini kami laksanakan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan pengabdian kepada bangsa serta negara, demi terciptanya pemimpin desa yang terpilih secara demokratis dan dihormati seluruh warga. Kami juga mengingatkan seluruh personel untuk tetap menjaga kesehatan, kekompakan, dan semangat tinggi, karena keberhasilan pengamanan ini adalah keberhasilan kita semua dalam menjaga persatuan dan kesatuan di Kabupaten Barito Kuala,” tambahnya.

Kegiatan apel ini diakhiri dengan pengecekan kesiapan personel dan peralatan, serta penguatan komitmen bersama seluruh unsur pengamanan untuk bekerja secara profesional, terpadu, dan sigap dalam mengamankan setiap tahapan pemungutan suara hingga selesai dengan aman dan damai.(1005).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *