MERAUKE – Dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, personel Kodim 1707/Merauke memulai pengeboran sumber air bersih di SD Inpres Semangga III, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Selasa (28/7/2026). Pekerjaan ini dilaksanakan setelah pengeboran titik pertama di area Taman Festival Dusun Serapu, Kampung Urumb, berhasil diselesaikan dan menghasilkan sumber air yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Komandan Kodim 1707/Merauke Letkol Inf Bayu Prabowo, S.I.P., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari Karya Bakti Skala Besar TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2026. Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian TNI AD dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih.
Selain pengeboran sumur bor, berbagai sasaran karya bakti juga terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Renovasi Ruang Laboratorium IPA SMP Negeri Urumb dan rehabilitasi Gereja Katolik Stasi Santo Yosep Serapu kini memasuki tahap penyelesaian akhir, sementara pembangunan empat unit MCK serta empat titik sumur bor masih berlangsung secara bertahap untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Babinsa Kampung Semangga Koramil 1707-02/Merauke Serka Ahmad Daeng mengungkapkan bahwa selama ini SD Inpres Semangga III belum memiliki sumber air bersih yang memadai. Kebutuhan air sekolah masih bergantung pada air kolam yang kondisinya berlumut dan kurang layak digunakan untuk menunjang aktivitas belajar mengajar maupun kebutuhan sanitasi para siswa. Dengan pengeboran ini, semoga bisa menghadirkan air bersih sesuai dengan harapan.
Melalui pembangunan sumur bor ini, TNI AD berharap kehadirannya benar-benar membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan dan kehidupan masyarakat. Tersedianya air bersih akan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak-anak. Inilah wujud nyata pengabdian TNI AD yang senantiasa hadir di tengah rakyat, membangun harapan, dan meningkatkan kualitas hidup.(1707).






