HULU SUNGAI SELATAN – Semangat gotong royong dan sinergitas antara personel TNI Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan (HSS) bersama masyarakat terlihat begitu kuat dalam proses pembangunan jembatan gantung di Dusun Niih, Desa Tumingki, Kecamatan Loksado, Kabupaten HSS saat ini pada tahap penggalian pondasi titik tepi jauh, Selasa (5/5/2026).
Kebersamaan antara TNI dan warga ini menjadi kunci utama dalam mempercepat pengerjaan jembatan gantung yang diberi nama Jembatan Perintis Garuda. Pembangunan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata dukungan terhadap program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah terutama di daerah terpencil.
Jembatan ini dibangun sebagai pengganti jembatan lama yang hanyut akibat banjir besar pada tahun sebelumnya. Akibat bencana tersebut, Dusun Niih sempat mengalami keterisolasian yang berdampak pada terhambatnya aktivitas ekonomi masyarakat.
Kapten Inf Jupardi Sinurad, mewakili Komandan Kodim 1003/HSS Letkol Inf Ading Priyotantoko, menjelaskan bahwa sebelum adanya pembangunan jembatan ini, masyarakat harus menempuh jarak yang lebih jauh untuk menyeberangi Sungai Amandit atau menggunakan rakit bambu swadaya.
“Hal tersebut tentu sangat berisiko terhadap keselamatan warga yang melintas. Oleh karena itu, pembangunan jembatan ini menjadi sangat penting untuk segera direalisasikan,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Niih merupakan salah satu dari tiga titik pembangunan jembatan yang dilaksanakan oleh Kodim 1003/HSS, selain di wilayah Kecamatan Loksado dan Padang Batung.
Saat ini, progres pengerjaan terus dikejar agar dapat selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan. Dukungan masyarakat setempat yang turut bergotong royong bersama personel TNI menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan tersebut.
Dengan hadirnya jembatan ini nantinya, diharapkan konektivitas antarwilayah dapat kembali pulih sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lancar. Selain itu, akses anak-anak menuju sekolah juga menjadi lebih mudah dan aman.
“Tujuan utama pembangunan ini adalah untuk membuka kembali akses wilayah yang sempat terisolasi, mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta memberikan kemudahan bagi anak-anak dalam menempuh pendidikan. Harapannya, kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil dapat terwujud sesuai dengan program pemerintah pusat,” pungkasnya
@pendim1003






