banner 120x600
KODIM  

‎Sinergi TNI-Polri-BPBD dan Warga, Kodim 1005/Barito Kuala Berhasil Kendalikan Kebakaran di 3 Kecamatan

BARITO KUALA – Menyikapi meningkatnya intensitas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda wilayah Kabupaten Barito Kuala, Komando Distrik Militer (Kodim) 1005/Barito Kuala bergerak cepat menurunkan pasukan untuk melaksanakan penanganan dan pemadaman api di sejumlah lokasi yang terdampak, pada Minggu (23/08).

‎Upaya penanganan Karhutla ini difokuskan pada tiga titik rawan yang tersebar di wilayah Kecamatan Alalak, Kecamatan Jejangkit, dan Kecamatan Marabahan. Satuan yang dikerahkan meliputi jajaran Koramil di bawah naungan Kodim 1005/Barito Kuala yakni Koramil 1005-01/Bakumpai, Koramil 1005-05/Mandastana, serta Koramil 1005-07/Alalak. Kegiatan ini juga dilaksanakan secara terpadu bersama unsur kepolisian dari Polsek setempat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), warga masyarakat sekitar, serta para relawan bencana.

‎Berdasarkan data yang diperoleh di lokasi, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 2 hektar di Kecamatan Marabahan, sekitar 500 meter persegi di Kecamatan Alalak, dan sekitar 0,4 hektar di Kecamatan Jejangkit.

‎Pasi Operasi Kodim 1005/Barito Kuala, Kapten Inf Sugianto menyampaikan bahwa respon cepat ini merupakan bentuk kesiapan dan kewajiban TNI untuk hadir di tengah masyarakat saat menghadapi ancaman bencana. “Kami tidak akan menunggu bencana meluas atau menimbulkan dampak yang lebih besar. Begitu menerima laporan adanya titik api, kami segera turunkan personel untuk bergerak bersama mitra kerja dan warga,” Ujarnya saat memantau jalannya pemadaman.

‎Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi petugas di lapangan cukup berat. Angin kencang membuat api dengan mudah berpindah dari satu titik ke titik lain, sementara sebaran titik api yang tidak terpusat mengharuskan tim bekerja lebih ekstra. “Selain itu, kondisi air sungai yang mulai mengering menjadi kendala tersendiri bagi kami dalam memenuhi kebutuhan air untuk memadamkan api secara maksimal,” ungkap Kapten Inf Sugianto.

‎Meski menghadapi berbagai kendala, semangat dan tekad seluruh elemen yang terlibat tidak surut. “Kami pastikan personel kami bekerja sekuat tenaga, bergotong royong dengan semua pihak yang ada di lokasi. Prioritas utama kami adalah menghentikan laju api, mencegah kerugian yang lebih luas, serta menjaga keselamatan warga dan lingkungan,” tegasnya.

‎Sampai berita ini di turunkan proses pemadaman masih berlangsung dengan pemantauan ketat guna mencegah munculnya kembali titik api yang belum sepenuhnya padam. Kodim 1005/Barito Kuala juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak membakar lahan secara sembarangan guna memutus mata rantai penyebab Karhutla.(1005).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *