<p><strong>KUTAI TIMUR &#8211;</strong> Menjelang pemberlakuan buka-tutup Jembatan Lembak di Jalan Poros Sangatta–Bengalon, Babinsa Koramil 0909-06/Bengalon bersama pihak terkait mengadakan koordinasi di Mako Polsek Bengalon pada Senin (24/8/2026).</p>
<p>Rapat koordinasi berlangsung sekitar pukul 08.00 WITA dan diikuti sekitar 30 orang dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan, Dinas Perhubungan, serta petugas keamanan. Dari Koramil 0909-06/Bengalon hadir Peltu Daud dan Serma Rudi Hartono.</p>
<p>Hadir pula dalam pertemuan tersebut Kapolsek Bengalon, Kasi Trantib Kecamatan Bengalon Ahmad Rasidi, 10 petugas keamanan Kecamatan, empat anggota Dinas Perhubungan, serta dua personel dari Polres Kutai Timur.</p>
<p>Acara dibuka dengan apel koordinasi di depan Mako Polsek Bengalon, kemudian Kapolsek Bengalon memberikan arahan teknis yang mengatur mekanisme buka-tutup arus lalu lintas di kawasan Jembatan Lembak.</p>
<p>Kapolsek menyampaikan bahwa penerapan buka-tutup dimaksudkan sebagai langkah pengamanan sekaligus penataan arus kendaraan di Jalan Poros Sangatta–Bengalon. Personel gabungan akan disebar di beberapa titik, termasuk jalur pengalihan menuju Ken Arok dan Sepaso Timur.</p>
<p>Untuk mendukung pengaturan lalin, personel Dinas Perhubungan bersama tim pengamanan dari Kecamatan dan Polsek Bengalon akan bertugas di jalur pengalihan tersebut.</p>
<p>Kendaraan yang dialihkan melalui jalur itu akan melewati kawasan Ken Arok, melintasi Jembatan Ken Arok, dan selanjutnya menuju Sepaso Selatan.</p>
<p>Sementara untuk Jembatan Lembak, akses hanya diberikan bagi kendaraan roda dua, kendaraan roda empat, serta kendaraan darurat atau emergency seperti ambulans dan kendaraan pelayanan kedaruratan lainnya.</p>
<p>Kapolsek mengingatkan pembagian personel harus proporsional pada setiap titik pengamanan, terutama di jalur pengalihan ke Ken Arok, Jembatan Sepaso Timur, hingga jalur yang mengarah ke Perdau Dalam dan Sepaso Selatan.</p>
<p>Langkah ini bertujuan mengendalikan arus kendaraan dan memberikan informasi jelas bagi pengguna jalan mengenai rute yang dapat dilalui.</p>
<p>Babinsa Koramil 0909-06/Bengalon turut memberikan dukungan terhadap koordinasi tersebut untuk membantu terciptanya situasi aman dan tertib selama pengaturan berlangsung.</p>
<p>Sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan, dan Dinas Perhubungan diharapkan dapat mengurangi potensi kemacetan maupun gangguan keamanan pada jalur pengalihan.</p>
<p>Setelah pembagian tugas dan teknis lapangan dipahami seluruh petugas, kegiatan koordinasi ditutup pada pukul 09.10 WITA.</p>
<p>Dalam proses koordinasi, kondisi dilaporkan aman, tertib, dan terkendali.</p>
<p>Hasil koordinasi menetapkan penerapan sistem buka-tutup di Jembatan Lembak, Jalan Poros Sangatta–Bengalon, mulai pukul 10.00 WITA. Hanya kendaraan roda dua, kendaraan roda empat, serta kendaraan emergency yang diperbolehkan melintas.</p>
<p>Dengan adanya koordinasi dan pengamanan terpadu ini, diharapkan pelaksanaan buka-tutup jalan berjalan lancar serta memberikan rasa aman kepada masyarakat dan pengguna jalan di wilayah Bengalon.(0909)</p>

MERAUKE, Papua Selatan - Kebakaran yang melanda dua bangunan di Jalan Gag, Distrik Merauke, Selasa…
ACEH BARAT — Babinsa Koramil 01/SM, Serda Surya Darma, terus mengingatkan masyarakat, khususnya para pemuda…
ACEH BARAT — Sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan, Babinsa Koramil 03/Kaway XVI Kodim 0105/Abar,…
TAPIN - Senin (24/8) sekitar pukul 14.00 WITA, kepulan asap disertai kobaran api terlihat di…
BARITO KUALA – Babinsa Koramil 1005-10/Tamban, Serma Mohdori, melaksanakan kegiatan pendampingan teknis program Luas Tambah…
BANJARBARU — Kodim 1006/Banjar turut menghadiri pelaksanaan Shalat Istisqo berjamaah yang digelar Pemerintah Kota Banjarbaru…