TAPIN – Kodim 1010/Tapin melalui Pasiops Kodim 1010/Tapin Kapten Inf Asep menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Tamasa Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin, Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara, Selasa (9/6).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tapin tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Satpol PP, serta perwakilan kecamatan se-Kabupaten Tapin.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tapin dalam paparannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026 merupakan agenda penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang demokratis, transparan, dan partisipatif.
Ia menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak, mulai dari panitia tingkat desa, kecamatan, hingga unsur pengamanan, agar setiap tahapan dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam rapat disampaikan bahwa Pilkades Serentak Tahun 2026 akan dilaksanakan di 39 desa yang tersebar pada 12 kecamatan di Kabupaten Tapin. Data terbaru mencatat jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 30.730 jiwa yang akan menggunakan hak pilihnya di 79 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Saat ini tahapan Pilkades telah memasuki masa pendaftaran bakal calon kepala desa. Hingga batas akhir pendaftaran pada 9 Juni 2026, tercatat sebanyak 128 orang telah mengambil formulir pendaftaran bakal calon kepala desa.
Selain pemaparan tahapan Pilkades, rapat juga menjadi forum evaluasi dan koordinasi guna mengidentifikasi potensi kendala serta langkah antisipasi pada tahapan berikutnya, termasuk pelaksanaan kampanye, pergeseran logistik, hingga hari pemungutan suara agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
Usai kegiatan, Pasiops Kodim 1010/Tapin Kapten Inf Asep menegaskan bahwa TNI siap mendukung seluruh tahapan Pilkades Serentak Tahun 2026 agar berlangsung aman dan tertib.
“Kodim 1010/Tapin siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan Polri untuk menjaga stabilitas wilayah selama tahapan Pilkades. Kami mengajak masyarakat menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh informasi yang berpotensi memicu konflik,” tegasnya.
Menurutnya, keterlibatan TNI merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dalam mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif, sehingga proses demokrasi di tingkat desa dapat berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang mendapat kepercayaan masyarakat.(1010).






