TMMD

Satu Hari Menuju Penutupan, Satgas TMMD Terus Bekerja

&NewLine;<p><strong>NAGAN RAYA –<&sol;strong> Pekerjaan di lokasi program TMMD Ke-127 Kodim 0116&sol;Nagan Raya kini memasuki babak terakhir&period; Suasana di Desa Ujong Blang terlihat lebih sibuk dari biasanya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Sejumlah prajurit TNI tampak mengarahkan alat berat&comma; sementara mesin vibro bergerak maju mundur memadatkan timbunan tanah di sepanjang jalur yang telah dibentuk&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Jalan yang sedang dikerjakan ini membentang sekitar 3&period;100 meter dengan lebar 6 meter&period; Jalur tersebut akan menjadi penghubung antara Desa Ujong Blang dan Desa Pante Ara&comma; yang selama ini aksesnya masih terbatas&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Setiap lapisan tanah dipadatkan dengan penuh ketelitian&period; Getaran vibro menggulung permukaan jalan agar kuat dilalui kendaraan nantinya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Di lokasi tersebut&comma; Selasa &lpar;10&sol;3&sol;2026&rpar;&comma; terlihat jelas bahwa seluruh personel Satgas bekerja dengan tempo yang lebih cepat&period; Hal ini dilakukan karena program TMMD akan segera memasuki tahap penutupan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Dansatgas TMMD Ke-127 Kodim 0116&sol;Nagan Raya Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto menegaskan bahwa percepatan pekerjaan dilakukan agar sasaran fisik selesai sesuai rencana&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Menurutnya&comma; pembangunan jalan ini menjadi salah satu sasaran utama dalam program TMMD tahun ini&period;<br>&OpenCurlyDoubleQuote;Jalan ini nantinya akan mempermudah mobilitas masyarakat serta membuka akses antar desa&comma;” kata Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Program TMMD sendiri telah berjalan sejak 10 Februari 2026 dan akan resmi ditutup pada 11 Maret 2026&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Selama hampir satu bulan&comma; prajurit TNI bersama masyarakat bekerja bergotong royong membangun berbagai fasilitas desa&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Kini&comma; menjelang penutupan program tersebut&comma; jalan baru mulai terlihat membentang di tengah hamparan tanah desa&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Bagi warga sekitar&comma; jalan ini bukan sekadar proyek pembangunan&period; Ia menjadi simbol kebersamaan antara TNI dan rakyat yang bekerja bersama demi kemajuan desa&period;&lpar;0116&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;

Admin

Recent Posts

Harapan Warga Terjawab, Jembatan Penghubung Pertanian di Babah Suak Mulai Dibangun

NAGAN RAYA – TNI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah. Personel…

13 jam ago

Satgas TMMD Kodim 1316/Boalemo Hadirkan Akses Air Bersih untuk Warga

BOALEMO - Air adalah urat nadi kehidupan, namun bagi sebagian warga di pelosok Kabupaten Boalemo,…

14 jam ago

Gotong Royong TNI dan Warga Wujudkan RTLH di Boalemo

BOALEMO - Di balik rimbunnya pepohonan Desa Hutamonu, suara denting palu yang beradu dengan semen…

14 jam ago

Pembangunan Jalan Rabat Beton di Botumoito Dikerjakan Secara Gotong Royong

BOALEMO - Di tengah keterbatasan alat, sebuah pemandangan heroik tersaji di Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito,…

14 jam ago

Satgas TMMD Kodim 1316/Boalemo Genjot Rehabilitasi Rumah Ibu Nina Ma’ruf

BOALEMO – Di atas tanah Desa Hutamonu, sebuah transformasi besar sedang berlangsung. Bukan sekadar proyek…

14 jam ago

Warga Ikut Turun Tangan, Proyek Jembatan Aramco Capai Progres Signifikan 85 Persen

ACEH SELATAN – Semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI AD dan masyarakat kembali membuktikan…

15 jam ago