<p><strong>BOALEMO &#8211;</strong> Di balik rimbunnya pepohonan Desa Hutamonu, suara denting palu yang beradu dengan semen bukan sekadar bising pembangunan. Bagi Bapak Yansur Sumaila, suara itu adalah melodi harapan yang sudah lama ia nantikan. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128, rumahnya yang dulu rapuh kini tengah bersalin rupa menjadi benteng masa depan yang kokoh, Sabtu (02/05/2026).</p>



<p>Bukan Sekadar Batako dan Semen<br>Transformasi hunian Bapak Yansur telah mencapai tonggak 40 persen. Jika sebelumnya dinding kayu yang mulai melapuk menjadi saksi bisu perjuangan hidup keluarganya, kini susunan batako yang presisi mulai menjulang tinggi.</p>



<p>Prajurit dari Kodim 1316/Boalemo dan Yonif TP 915/Bitu&#8217;o tidak bekerja sendirian. Di bawah terik matahari, mereka bahu-membahu dengan warga setempat, melarutkan sekat antara seragam hijau dan masyarakat sipil dalam satu tujuan: menghadirkan hunian layak bagi sesama.</p>



<p>&#8220;Membangun rumah bukan sekadar menyusun batu. Ini adalah upaya kita membangun fondasi peradaban bagi sebuah keluarga. Rumah yang layak adalah titik awal lahirnya generasi yang sehat,&#8221; ujar Letkol Czi Wiratama Suryono, S.T., M.Si., M.S., Dansatgas TMMD ke-128.</p>



<p>Standar Kesehatan Sebagai Prioritas<br>Pembeda utama dalam bedah rumah kali ini bukan hanya pada kekokohan struktur, melainkan pada aspek kualitas hidup. Satgas TMMD memastikan sirkulasi udara dan sistem sanitasi menjadi prioritas dalam desain rumah baru Bapak Yansur. Hal ini selaras dengan visi Letkol Czi Wiratama yang ingin memastikan negara hadir sebagai solusi nyata bagi kesehatan jangka panjang warga di pelosok.</p>



<p>Menghidupkan Marwah Gotong Royong<br>Fenomena yang menarik di lokasi pembangunan bukan hanya soal kecepatan pengerjaan, melainkan kembalinya gairah gotong royong. Warga Desa Hutamonu tampak antusias memberikan bantuan tenaga, membuktikan bahwa semangat kemanunggalan TNI dan rakyat di Boalemo masih menyala hebat.</p>



<p>Meskipun pengerjaan dilakukan dengan akselerasi tinggi guna mengejar target waktu, Dansatgas menegaskan bahwa kualitas bangunan tetap menjadi harga mati.</p>



<p>&#8220;Bagi kami, upah tertinggi bukanlah medali, melainkan melihat senyum bahagia rakyat yang hidupnya menjadi lebih makmur melalui karya nyata kami,&#8221; pungkas Letkol Czi Wiratama.</p>



<p>Pembangunan rumah Bapak Yansur menjadi simbol kecil dari misi besar TMMD 128 di Boalemo: merajut pemerataan pembangunan hingga ke titik terjauh, demi Indonesia yang lebih sejahtera dari pinggiran.(1316).</p>

NAGAN RAYA – TNI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah. Personel…
BOALEMO - Air adalah urat nadi kehidupan, namun bagi sebagian warga di pelosok Kabupaten Boalemo,…
BOALEMO - Di tengah keterbatasan alat, sebuah pemandangan heroik tersaji di Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito,…
BOALEMO – Di atas tanah Desa Hutamonu, sebuah transformasi besar sedang berlangsung. Bukan sekadar proyek…
ACEH SELATAN – Semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI AD dan masyarakat kembali membuktikan…
Ketapang – Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Koramil 1203-13/MHS, Sertu…