BOALEMO – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1316/Boalemo terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki tahap lanjutan pengerjaan di Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito, Jumat (08/05/2026), pembangunan rumah milik Ibu Nina Ma’ruf kini telah memasuki fase pemasangan struktur utama dengan dinding batako yang berdiri kokoh dan siap menuju tahap pemasangan atap.
Percepatan pembangunan tersebut menjadi bagian dari komitmen Satgas TMMD 128 dalam memastikan masyarakat penerima manfaat segera dapat menempati hunian yang aman, sehat, dan layak huni sebelum penutupan program pada 21 Mei 2026 mendatang.
Di lokasi pembangunan, personel Satgas TMMD tampak bekerja tanpa mengenal lelah. Prajurit Kodim 1316/Boalemo bersama personel Yonif TP 915/Bitu’o dan anggota Polsek Botumoito bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan dengan penuh ketelitian. Sinergi TNI-Polri bersama masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat proses pembangunan rumah tersebut.
Perubahan besar kini terlihat jelas di lokasi RTLH milik Ibu Nina. Jika sebelumnya rumah tersebut berada dalam kondisi memprihatinkan dan tidak layak ditempati, kini struktur bangunan mulai terbentuk sempurna. Dinding batako telah tersusun rapi, sementara bingkai pintu dan jendela dipasang secara presisi guna menunjang keamanan dan kenyamanan penghuni.
Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 1316/Boalemo, Letkol Czi Wiratama Suryono, S.T., M.Si., M.S., menegaskan bahwa percepatan pekerjaan tidak mengurangi standar kualitas bangunan yang menjadi prioritas utama Satgas di lapangan.
“Setiap batako yang disusun dan setiap adukan semen yang dibuat kami kerjakan dengan perhitungan matang. Kami ingin Ibu Nina segera menempati rumah ini, tetapi kami juga memastikan bangunannya kuat, aman, dan tahan lama. Kualitas tetap menjadi prioritas utama kami,” ujar Letkol Czi Wiratama.
Menurutnya, program RTLH dalam TMMD bukan sekadar membangun fisik bangunan, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedesaan. Kehadiran rumah layak huni diharapkan mampu memberikan rasa aman, kesehatan lingkungan yang lebih baik, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
Dalam konteks pembinaan teritorial, kegiatan tersebut juga mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai bagian penting dalam mendukung ketahanan wilayah. Melalui pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, TNI AD hadir sebagai solusi dalam membantu percepatan pembangunan daerah dan peningkatan taraf hidup warga.
“Kami bertekad sebelum tanggal 21 Mei nanti rumah ini sudah selesai dan siap dihuni. Ini adalah bentuk nyata pengabdian kami kepada masyarakat agar warga dapat merasakan langsung manfaat dari program TMMD,” tambahnya.
Di tengah aktivitas pembangunan, Ibu Nina Ma’ruf tampak setia memantau perkembangan rumahnya. Wajah haru dan bahagia terpancar saat melihat bangunan yang selama ini hanya menjadi harapan kini berdiri nyata di hadapannya.
Sebagai bentuk rasa syukur, Ibu Nina kerap menyediakan minuman dan makanan ringan bagi para prajurit yang bekerja di bawah terik matahari. Interaksi tersebut menjadi simbol kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat dalam pelaksanaan TMMD.
“Melihat Bapak-bapak TNI bekerja tanpa kenal lelah membuat saya sangat terharu. Saya hanya bisa mendoakan semoga semua diberikan kesehatan dan kebaikan. Rumah ini menjadi bukti bahwa kami tidak sendiri,” ungkap Ibu Nina penuh haru.
Dengan progres pembangunan yang terus meningkat dari hari ke hari, Satgas TMMD 128 Kodim 1316/Boalemo optimistis seluruh target rehabilitasi RTLH di Desa Hutamonu dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil berkualitas. Program ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur dan hunian layak dapat menjadi jembatan untuk membangun harapan, kesejahteraan, dan ketahanan sosial masyarakat di wilayah pedesaan.(0114).






