BOALEMO – Pembangunan rumah layak huni milik Bapak Yansur Sumaila di Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito, kini semakin mendekati tahap penyelesaian akhir dengan kemajuan yang sangat nyata dan menggembirakan.
Struktur bangunan kini telah terbentuk ruang demi ruang dengan jelas, menandakan bahwa wujud hunian yang nyaman dan layak huni mulai terlihat utuh dan sempurna. Saat ini, Selasa (12/05/2026), kegiatan pembangunan telah memasuki tahap pengecatan dinding bagian luar, sementara di bagian atas atap telah terpasang kokoh dan kuat sebagai pelindung utama keluarga Bapak Yansur.
Perubahan yang terjadi di lokasi ini sangat mencolok jika dibandingkan dengan kondisi sebelumnya. Dari sekadar tumpukan material dan pondasi yang baru selesai dicor, kini bangunan telah bertransformasi menjadi struktur yang berdiri tegak dan tertata rapi.
Dinding-dinding yang sebelumnya berupa susunan batako kasar kini telah melewati tahap pemplesteran dan mulai dicat secara rapi pada bagian luar bangunan. Pengecatan ini dilakukan untuk memberikan tampilan yang bersih, rapi, dan estetis, sekaligus melindungi struktur bangunan dari kerusakan akibat cuaca dan panas matahari.
Sementara itu, atap yang sudah terpasang kokoh menjadi simbol perlindungan yang sempurna, menutupi seluruh area bangunan agar suhu di dalam ruangan tetap sejuk saat cuaca panas dan terlindungi dari kebocoran saat hujan deras turun. Pemasangan bingkai pintu dan jendela yang presisi pun semakin melengkapi bentuk ruangan yang fungsional dan nyaman untuk ditempati.
Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Czi Wiratama Suryono, S.T., M.Si., M.S., yang terus memantau setiap perkembangan pekerjaan, menegaskan bahwa masuknya pembangunan ke tahap pengecatan bagian luar menjadi bukti nyata bahwa seluruh proses berjalan sesuai jadwal dengan kualitas yang tetap terjaga.
“Kita bisa melihat sendiri bagaimana rumah ini kini terbentuk ruang demi ruang dengan sangat jelas dan rapi. Saat ini kami sedang melanjutkan ke tahap pengecatan dinding bagian luar agar tampilannya lebih bersih, rapi, dan menarik dipandang, sementara di bagian atas atap sudah terpasang dengan kokoh dan kuat melindungi seluruh ruangan,” ujar Letkol Czi Wiratama Suryono.
Ia menambahkan bahwa setiap proses pekerjaan dilakukan dengan penuh ketelitian agar hasil akhir benar-benar maksimal.
“Kami bekerja dengan penuh ketelitian. Setiap lapisan cat diaplikasikan secara rata dan presisi agar rumah ini tidak hanya indah dipandang, tetapi juga awet, kuat, dan sehat untuk ditinggali dalam jangka waktu yang panjang,” tambahnya.
Kemajuan yang stabil dan lancar ini tidak terlepas dari kekompakan serta sinergi yang kuat antar seluruh personel. Anggota Kodim 1316/Boalemo bekerja selaras dengan prajurit Yonif TP 915/Bitu’o, sementara dukungan masyarakat juga turut membantu mempercepat kelancaran pekerjaan.
Pembagian tugas dilakukan secara efisien. Sebagian personel fokus melaksanakan pengecatan dinding luar dengan rapi dan teliti, sementara tim lainnya memastikan struktur atap tetap kokoh dan aman. Cara kerja yang serentak ini membuat pembangunan berjalan efektif tanpa mengurangi kualitas hasil pekerjaan.
“Kami memiliki komitmen kuat untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan sebelum tanggal 21 Mei mendatang. Kami pastikan setiap hari ada kemajuan yang terlihat dan setiap tahapan diselesaikan dengan hasil terbaik. Kecepatan kami jaga, namun kualitas dan keindahan tampilan tetap menjadi prioritas utama,” tegas Dansatgas.
Menyaksikan perkembangan rumahnya yang kini semakin sempurna, lengkap dengan atap yang kokoh dan pengecatan bagian luar yang sedang berlangsung, Bapak Yansur Sumaila tampak sangat bersyukur dan lega. Wajah yang sebelumnya penuh kekhawatiran kini berubah menjadi senyum bahagia karena impiannya memiliki rumah layak huni perlahan menjadi kenyataan.
Dengan ruang yang telah terbentuk jelas, atap yang kokoh, serta pengecatan yang terus berjalan, Satgas TMMD ke-128 semakin optimistis seluruh pekerjaan akan segera selesai sepenuhnya. Rumah ini nantinya menjadi bukti nyata kehadiran TNI dalam membawa perubahan, harapan, dan kesejahteraan bagi masyarakat Desa Hutamonu dan sekitarnya.(1316).






