HULU SUNGAI SELATAN – Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan (HSS) bersama masyarakat terus mempercepat pengerjaan Jembatan Perintis Garuda konstruksi beton di Desa Tabihi, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kamis (7/5/2026).
Pembangunan infrastruktur strategis tersebut ditargetkan selesai tepat waktu guna meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.
Komandan Kodim 1003/HSS Letkol Inf Ading Priyotantoko mengatakan, progres pembangunan jembatan beton di Desa Tabihi saat ini telah mencapai sekitar 85 persen.
“Pengerjaan terus kami kebut agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Selain jembatan di Tabihi, kami juga masih memiliki dua sasaran pembangunan lainnya berupa jembatan gantung di wilayah Kecamatan Loksado,” ujarnya.
Menurut Dandim, pembangunan tiga jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat hingga ke pelosok desa. Program itu juga menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap program prioritas nasional Presiden RI Prabowo Subianto dalam pemerataan pembangunan infrastruktur.
“Kami Kodim 1003/HSS akan selalu siap hadir di tengah masyarakat untuk menjadi pelopor pembangunan serta menyukseskan program prioritas nasional,” tegas Letkol Inf Ading Priyotantoko.
Selama ini warga Desa Tabihi dan sekitarnya hanya mengandalkan jembatan kayu yang kondisinya sudah rapuh dimakan usia. Saat musim hujan, akses tersebut dinilai cukup berbahaya terutama bagi anak-anak sekolah dan warga yang melintas setiap hari.
“Setiap hari was-was kalau lewat, apalagi musim hujan. Banyak anak sekolah harus memutar jalan lebih jauh supaya aman,” ungkap Fahriansyah, warga Karang Jawa Muka.
Ia mengaku bersyukur atas pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang dinilai akan membawa dampak besar bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi warga.
“Terima kasih Presiden RI Prabowo Subianto melalui TNI Kodim 1003/HSS telah menghadirkan jembatan beton. Ini pasti mendukung masyarakat dalam menjalankan roda perekonomian dalam jangka panjang,” katanya.
Keberadaan jembatan beton tersebut nantinya diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, hingga produk UMKM desa karena kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melintas dengan aman.
Selain itu, akses pendidikan juga semakin terbuka karena waktu tempuh anak-anak menuju sekolah menjadi lebih singkat dan aman. Dalam proses pengerjaan, personel Kodim 1003/HSS turut membaur bersama masyarakat melalui kegiatan gotong royong mulai dari pengangkutan material, pengecoran hingga pengawasan teknis di lapangan.
Kodim 1003/HSS memastikan pembangunan dilakukan dengan pengawasan kualitas yang ketat agar jembatan memiliki konstruksi kuat, aman digunakan, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
@pendim1003






