HULU SUNGAI SELATAN – Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali membuktikan komitmen pengabdiannya kepada negara dan rakyat. Melalui Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan (HSS). TNI hadir langsung di tengah masyarakat untuk menjawab permasalahan di wilayah terpencil dengan membangun kembali Jembatan Gantung Perintis Garuda di Dusun Tumingki Desa Hulu Banyu Kecamatan Loksado Kabupaten HSS.
Pembangunan jembatan ini dilaksanakan secara gotong royong oleh personel Kodim 1003/HSS bersama warga setempat, Selasa (14/4/26).
Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan infrastruktur vital yang menopang aktivitas perekonomian dan mobilitas warga Dusun Tumingki. Jembatan tersebut putus total dan hanyut setelah dihantam bencana banjir besar yang melanda wilayah Loksado pada tahun 2025.
Sejak saat itu, aktivitas warga menjadi sangat terhambat. Anak-anak sekolah kesulitan berangkat menuntut ilmu, distribusi hasil pertanian dan perkebunan tersendat, serta warga harus mengambil risiko besar menyeberang sungai menggunakan rakit bambu.
“Setelah jembatan putus karena banjir 2025 kemarin, kami terpaksa menyebrang pakai rakit. Tentu sangat membahayakan keselamatan, apalagi saat arus sungai deras,” ungkap salah seorang warga Dusun Tumingki yang ikut bergotong royong.
Kapten Inf Jupardi Sinurad, Perwira Kodim 1003/HSS yang memimpin langsung di lapangan, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto melalui jajaran TNI.
“Tujuan mulianya jelas, yaitu mempercepat akses pendidikan bagi anak sekolah, menggerakkan roda ekonomi masyarakat, serta memperkuat konektivitas antar wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau. Ini wujud nyata bahwa TNI selalu hadir untuk rakyat,” tegas Kapten Jupardi.
Ia menambahkan, personel Kodim 1003/HSS tidak bekerja sendiri. Sejak awal, TNI menggandeng dan bersinergi dengan masyarakat. Semangat kebersamaan ini menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.
“Jembatan gantung Perintis Garuda menjadi solusi efektif untuk menjangkau jarak jauh tanpa memerlukan penyangga di tengah sungai, sehingga lebih aman dari terjangan arus saat banjir,” jelasnya.
Antusiasme warga Dusun Tumingki terlihat sangat tinggi. Pria, wanita, tua, muda, semua turun tangan. Saat ini, tahap pekerjaan telah menyelesaikan penggalian dan pengecoran pondasi pada titik tepi dekat. Selanjutnya, personel TNI bersama warga bahu membahu mengerjakan pondasi pada titik tepi jauh.
Semangat gotong royong ini mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pembangunan jembatan bukan hanya membangun fisik, tetapi juga membangun harapan dan masa depan warga Dusun Tumingki.
Warga Dusun Tumingki menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden RI dan TNI.
“Kami warga Dusun Tumingki mengucapkan banyak terima kasih kepada Presiden RI Bapak Prabowo Subianto. Melalui jajaran TNI Kodim 1003/HSS, negara telah hadir di tengah kami membangunkan jembatan kembali. Jembatan ini nantinya akan sangat mendukung aktivitas perekonomian dan mempermudah anak-anak kami pergi ke sekolah,” ucap warga dengan penuh haru.
Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda diharapkan rampung dalam waktu dekat agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya menjaga kedaulatan di perbatasan, tetapi juga hadir sebagai solusi nyata atas permasalahan rakyat hingga ke pelosok negeri.
@pendim1003






