banner 120x600
KODIM  

Program Presiden Prabowo: TNI Bangun Jembatan Gantung di Hulu Banyu, Akses Warga Loksado

HULU SUNGAI SELATAN – Sebagai wujud nyata pengabdian kepada negara dan masyarakat di wilayah teritorial, personel Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan (HSS) terus meningkatkan produktivitas pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Dusun Tumingki, Desa Hulu Banyu, Kecamatan Loksado, Kabupaten HSS. Sabtu (18/4/26)

Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program unggulan nasional Presiden RI Prabowo Subianto untuk mempercepat konektivitas antarwilayah yang terpisah sungai, khususnya daerah daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Jembatan gantung yang dibangun Kodim 1003/HSS bersama masyarakat ini merupakan infrastruktur pengganti. Jembatan lama putus dan hanyut diterjang banjir besar setahun lalu. Sejak saat itu, aktivitas warga Dusun Tumingki praktis lumpuh.

“Selama setahun terakhir kami terpaksa pakai rakit bambu untuk menyeberang. Anak anak sekolah, ibu-ibu ke pasar, sampai bawa hasil kebun semua lewat rakit. Kalau air sungai pasang, tidak berani lewat,” ungkap Agus, salah satu warga Dusun Tumingki.

Kondisi tersebut tidak hanya membahayakan keselamatan warga, tetapi juga memutus rantai ekonomi. Hasil panen pertanian dari Loksado sulit didistribusikan keluar, sehingga harga jual di tingkat petani anjlok.

Ditemui di lokasi pembangunan, Kopka Fahriansyah selaku personel Kodim 1003/HSS menjelaskan “Jembatan Gantung Perintis Garuda adalah proyek infrastruktur strategis yang dibangun oleh TNI dan pemerintah. Tujuannya bukan sekadar menyambung dua sisi sungai, tapi menghubungkan wilayah terisolasi dengan pusat pertumbuhan ekonomi,” tegas Kopka Fahriansyah.

Lebih lanjut, Kopka Fahriansyah menegaskan bahwa personel Kodim 1003/HSS tidak bekerja sendiri. Sejak hari pertama, pembangunan jembatan dilakukan dengan menggandeng masyarakat.

“Ini murni gotong royong. Bapak-bapak warga bantu angkut material, ibu-ibu siapkan konsumsi, pemuda bantu di teknis pemasangan. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Jembatan ini dibangun oleh rakyat, untuk rakyat,” ujarnya.
Semangat kebersamaan tersebut terlihat di lapangan. Warga dan TNI bahu-membahu sejak pagi, mulai dari pengecoran, perakitan sling baja, hingga pengamanan area kerja di sekitar sungai.

Kehadiran TNI Kodim 1003/HSS dengan program Perintis Garuda disambut penuh haru oleh warga. Bagi Agus, jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, “Terima kasih Presiden RI Bapak Prabowo Subianto. Lewat TNI, bapak sudah mendengar keluhan kami di pedalaman. Semoga jembatan yang dibangun ini menumbuhkan kembali perekonomian kami yang sempat terisolir setahun ini,” tutur Agus dengan mata berkacakaca.

@pendim1003

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *