banner 120x600
KODIM  

Program Jembatan Garuda Berlanjut, Tahap V dan VI Dibangun Serentak oleh Kodim 1010/Tapin di Hatungun

TAPIN – Program Jembatan Garuda yang dijalankan Kodim 1010/Tapin menunjukkan progres dengan dimulainya pembangunan Tahap V dan VI secara bersamaan. Dua jembatan itu digarap di Kecamatan Hatungun, masing-masing di Desa Burakai untuk Tahap V dan Desa Matang Batas untuk Tahap VI. Pelaksanaan simultan ini bertujuan mempercepat peningkatan akses pedesaan di wilayah Tapin.

Pengerjaan dua jembatan secara simultan tersebut menjadi bukti keseriusan Kodim 1010/Tapin dalam membantu pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pedesaan. Kehadiran kedua jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Di lokasi Jembatan Garuda Tahap VI di Desa Matang Batas, personel Kodim 1010/Tapin bersama masyarakat bergotong royong melaksanakan pemasangan tiang cakar ayam. Tahapan ini merupakan salah satu pekerjaan vital karena berfungsi sebagai pondasi penyangga utama yang akan menopang konstruksi jembatan secara keseluruhan. Pengerjaan dilakukan dengan penuh ketelitian agar menghasilkan struktur yang kokoh, aman, dan memiliki daya tahan tinggi.

Sementara itu, pembangunan Jembatan Garuda Tahap V di Desa Burakai juga terus berjalan sesuai rencana dengan penyelesaian berbagai pekerjaan konstruksi yang telah memasuki tahapan lanjutan. Pelaksanaan kedua proyek secara bersamaan menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat langsung bagi warga.

Keberadaan Jembatan Garuda di Desa Burakai maupun Desa Matang Batas nantinya diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah distribusi hasil pertanian, mempercepat akses menuju fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Hatungun.

Danramil 1010-04/Binuang, Kapten Inf Ariadi, mengapresiasi dedikasi seluruh Babinsa, para pekerja, dan masyarakat yang terus bergotong royong menyelesaikan setiap tahapan pembangunan.

Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian proyek sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kami terus berupaya agar pembangunan Jembatan Garuda Tahap V di Desa Burakai dan Tahap VI di Desa Matang Batas dapat berjalan sesuai target. Kehadiran kedua jembatan ini bukan sekadar membangun sarana fisik, tetapi menjadi investasi jangka panjang yang akan membuka akses, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pemerataan pembangunan di wilayah Kecamatan Hatungun,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur melalui Program Jembatan Garuda merupakan implementasi nyata peran TNI AD dalam membantu pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan akses transportasi yang semakin baik, diharapkan berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian, dapat berkembang lebih optimal.

Melalui kolaborasi yang terus terjalin antara TNI dan masyarakat, Kodim 1010/Tapin optimistis seluruh tahapan pembangunan Jembatan Garuda Tahap V dan Tahap VI dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil yang berkualitas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang.(1010).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *