banner 120x600
TMMD  

Perehaban RTLH oleh Kodim 1005/Barito Kuala dan Satgas TMMD Ke-129 Fokuskan Kelayakan Hunian Warga

BARITO KUALA – Rumah yang layak huni mencakup lebih dari bangunan yang berdiri kokoh karena hadirnya rasa aman dan nyaman bagi keluarga yang menempatinya, oleh sebab itu setiap proses pengerjaan sasaran fisik menjadi perhatian Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala.

Hal tersebut terlihat saat Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala, Letkol Inf Anton Mahriadi, S.Sos., meninjau langsung sasaran perehaban Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, Minggu (19/7).

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan setiap tahapan perehaban berjalan sesuai rencana. Dengan pemantauan di lapangan, berbagai kendala yang mungkin muncul dapat segera diketahui dan dicarikan solusi.

Sasaran RTLH tersebut dikerjakan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat. Kolaborasi itu menjadi penting, sebab pembangunan tidak hanya membutuhkan tenaga dan material, tetapi juga semangat kebersamaan agar pekerjaan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Dari rumah yang sebelumnya membutuhkan perhatian, proses perehaban kini terus berjalan. Setiap kayu yang terpasang, setiap bagian bangunan yang diperbaiki, menjadi bagian dari upaya menghadirkan hunian yang lebih layak bagi warga penerima manfaat.

Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala menyampaikan bahwa sasaran RTLH merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

“Perehaban ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima. Karena itu, setiap prosesnya terus kami pantau agar hasilnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Melalui program TMMD, pembangunan tidak berhenti pada perbaikan fisik semata. Lebih dari itu, kehadiran Satgas di tengah masyarakat menjadi jembatan yang memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Sebab, ketika TNI dan masyarakat bekerja bersama, rumah yang diperbaiki bukan hanya bangunannya, tetapi juga harapan penghuninya untuk memiliki tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak.(1005).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *