BONE – Terdengar kembali, suara adukan semen dan denting peralatan kerja menggema di lokasi pembangunan Jembatan Gantung yang menghubungkan Dusun Patukku dan Dusun Lemo, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone.
Di bawah terik matahari, Minggu (19/7), personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1407/Bone melanjutkan pengecoran angkur sebagai bagian penting dari konstruksi jembatan sepanjang 52 meter dengan lebar 1,50 meter tersebut.
Pengecoran angkur menjadi tahapan yang menentukan kekuatan jembatan di masa mendatang. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan teliti agar konstruksi mampu menopang beban dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang setiap hari akan melintasi jembatan itu.
Selama bertahun-tahun, warga harus menghadapi keterbatasan akses saat hendak menuju dusun tetangga. Kondisi tersebut bukan hanya menyulitkan aktivitas ekonomi, tetapi juga menghambat anak-anak menuju sekolah maupun warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Kini, harapan itu mulai berdiri kokoh seiring setiap bagian konstruksi yang berhasil diselesaikan.
Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129, Kodim 1407/Bone menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat pedesaan. Jembatan gantung ini bukan sekadar penghubung dua dusun, melainkan simbol hadirnya negara untuk membuka jalan menuju kehidupan yang lebih baik.(Red/Js).






