banner 120x600
KODIM  

Kodim 1203/Ketapang Dorong Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Pelosok

KETAPANG – Kodim 1203/Ketapang terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah pelosok dengan menggenjot pembangunan infrastruktur, termasuk jembatan strategis di Desa Terusan, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang.

Berdasarkan laporan evaluasi fisik terbaru, proyek infrastruktur di Desa Terusan ini mencatatkan realisasi progres fisik sebesar 47,56 persen. Angka ini menunjukkan adanya deviasi minus sebesar 32,47 persen dari target rencana awal yang seharusnya sudah menyentuh angka 80,03 persen.

Terjadinya deviasi yang cukup signifikan ini diakibatkan oleh berbagai dinamika di lapangan, mulai dari faktor cuaca ekstrem, keterlambatan material angkur dari fabrikasi karena tidak tersedianya material yang dibutuhkan di daerah sehingga harus dipesan dari daerah lain, termasuk material batu split yang didatangkan dari Kalimantan Tengah. Selain itu, mobilisasi material juga terhambat saat penyeberangan menggunakan rakit karena keterbatasan alat angkut, ditambah kendala geografis khas pedalaman Ketapang yang menyulitkan distribusi material.

Menyikapi ketertinggalan tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 1203/Ketapang, Letkol Inf Zulkarnaen Galib, S.H., langsung mengambil langkah tegas. Ia menginstruksikan tim teknis dan personel di lapangan untuk menerapkan skema mitigasi serta percepatan (akselerasi) pekerjaan guna mengejar ketertinggalan progres.

“Kami terus mengevaluasi setiap kendala di lapangan. Meskipun ada deviasi akibat faktor alam dan logistik, saya telah memerintahkan seluruh personel untuk mengoptimalkan sektor-sektor pekerjaan yang ada agar pembangunan di Desa Terusan ini kembali on track,” ujar Letkol Inf Zulkarnaen Galib, S.H.

Melalui pembagian sif kerja dan efisiensi sektor, personel TNI bersama warga setempat terus bergotong royong agar struktur utama jembatan dapat segera rampung dengan tetap menjaga kualitas mutu bangunan.

Komitmen ini diambil demi memastikan masyarakat Desa Terusan dapat segera menikmati akses mobilitas yang layak. Jika selesai nanti, jembatan ini diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh antarwilayah serta membuka akses ekonomi warga di Kecamatan Manis Mata.(1203).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *