banner 120x600
KODIM  

Kodim 1003/HSS Kerahkan Babinsa Amankan Festival Bamboo Rafting Loksado 2026

HULU SUNGAI SELATAN – Komandan Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan (HSS), Letkol Inf Ading Priyotantoko, didampingi istri menghadiri puncak Festival Bamboo Rafting Loksado 2026 yang secara resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama Bupati Hulu Sungai Selatan H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos., di Alam Roh 7, Loksado, Minggu (28/6/2026).

Festival Bamboo Rafting atau yang dikenal masyarakat setempat dengan sebutan Balanting Paring merupakan agenda wisata tahunan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Kegiatan ini menghadirkan sensasi petualangan menyusuri Sungai Amandit menggunakan rakit bambu tradisional, sekaligus menampilkan kearifan lokal masyarakat Dayak Meratus yang berpadu dengan keindahan alam kawasan Geopark Meratus.

Usai mengikuti rangkaian kegiatan, Dandim 1003/HSS Letkol Inf Ading Priyotantoko mengaku sangat antusias dapat merasakan langsung pengalaman menyusuri derasnya Sungai Amandit menggunakan rakit bambu dengan kemudi manual.

“Festival ini menjadi salah satu kebanggaan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Selain memberikan pengalaman wisata yang unik dan menantang, para peserta juga dapat menikmati panorama alam Loksado yang masih asri dan mempesona,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran kegiatan, Kodim 1003/HSS juga mengerahkan personel Babinsa di wilayah Loksado untuk bersinergi bersama aparat keamanan, pemerintah daerah, dan panitia dalam melaksanakan pemantauan serta pengamanan jalannya festival.

Menurut Dandim, keterlibatan Babinsa merupakan bagian dari tugas aparat kewilayahan dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif sehingga seluruh peserta maupun wisatawan dapat menikmati rangkaian acara dengan nyaman.

“Festival Bamboo Rafting merupakan aset wisata yang harus terus dijaga kelestariannya. Kami berharap kegiatan ini semakin dikenal luas sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah, yang pada akhirnya akan berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” tutup Letkol Inf Ading Priyotantoko.

Pelaksanaan Festival Bamboo Rafting Loksado 2026 tahun ini semakin istimewa setelah menerima Piagam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Penghargaan tersebut menempatkan Festival Bamboo Rafting Loksado sebagai bagian dari kalender pariwisata nasional sekaligus menjadi satu dari tiga event unggulan Kalimantan Selatan yang masuk dalam KEN 2026.

Pengakuan tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Loksado sebagai destinasi wisata unggulan di Kalimantan Selatan, sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan.

@pendim1003

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *