KUTAI TIMUR – Sebuah kebakaran hutan dan lahan melanda Jalan Penyolongan RT 25, Desa Benua Baru Ilir (BBI), Kecamatan Sangkulirang, dan mendapat respons lapangan oleh petugas setempat.
Babinsa Koramil 0909-02/Sangkulirang, Serka Eno, bersama unsur terkait berjibaku di lapangan mengendalikan kobaran api agar tidak meluas, dengan kondisi lahan yang terbakar serta potensi angin yang meningkatkan risiko penyebaran.
Petugas menyisir kawasan terdampak dan memadamkan titik-titik api yang masih menyala untuk mencegah perambatan ke wilayah lain dan memastikan keselamatan lingkungan sekitar.
Kejadian ini kembali menjadi pengingat agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi Karhutla, apalagi ketika cuaca mendukung terjadinya kebakaran.
Pihak berwenang mengimbau warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan atau aktivitas pemicu api, dan segera melaporkan bila menemukan titik api agar bisa cepat ditangani.
Lebih dulu, unsur kepolisian di Kecamatan Sangkulirang telah melakukan sosialisasi serta memasang imbauan larangan membakar hutan dan lahan di beberapa lokasi sebagai langkah pencegahan Karhutla.
Kerjasama antara TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat disebut sebagai kunci pencegahan serta penanganan Karhutla di Kabupaten Kutai Timur.(0909)






