BANJAR – Jembatan gantung yang dibangun melintasi Sungai Pangkalan ini memiliki panjang 30 meter dan lebar 1,2 meter. Meski progres masih pada tahap awal, kegiatan di lapangan terus dioptimalkan dengan fokus utama pada pelangsiran atau distribusi material ke titik pembangunan. Hal ini dilakukan mengingat kondisi medan menuju lokasi yang cukup sulit dan memerlukan tenaga serta koordinasi yang baik.
Dalam pelaksanaannya, pembangunan ini melibatkan sinergi antara TNI bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat. Tercatat sebanyak 9 personel TNI turut terlibat langsung di lapangan, didukung 2 orang dari unsur pemerintah desa serta 10 warga masyarakat yang secara gotong royong membantu proses pengerjaan.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan di lapangan.
Ke depan, Jembatan Garuda diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses transportasi antarwilayah, mempermudah mobilitas warga, serta mendukung peningkatan perekonomian di Kecamatan Pengaron dan sekitarnya. Selain itu, keberadaan jembatan ini juga diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat.(1006).






