Barito Kuala – Di tengah hamparan tanah berlumpur dan aliran sungai yang membelah Desa Tamban Bangun, semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat tampak begitu hidup. Personel Babinsa Koramil 1005-10/Tamban bersama warga bahu-membahu membangun Jembatan Garuda, sebuah akses vital yang telah lama dinantikan masyarakat.
Pada Selasa (14/4/2026) Pada Selasa (14/4/2026) bertempat di Desa Tamban Bangun Kec. Tamban Kab. Barito Kuala, suasana gotong royong begitu terasa saat warga dan Babinsa bekerja bersama mengangkat serta menanam kayu cerucuk sebagai pondasi awal jembatan. Meski harus berjibaku dengan kondisi medan yang basah dan berlumpur, tak satu pun terlihat mengeluh. Justru, canda tawa dan semangat saling membantu menjadi penyemangat di setiap tahapan pekerjaan.
Pembangunan jembatan yang kini telah mencapai progres sekitar 6,25 persen ini menjadi harapan baru bagi masyarakat. Nantinya, jembatan tersebut akan mempermudah akses antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, hingga membantu anak-anak menuju sekolah dengan lebih aman dan cepat.
Babinsa Koramil 1005-10/Tamban Sertu Salim yang turut bekerja bersama warga menuturkan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan warga. “Setiap tetes keringat yang tercurah dalam pembangunan ini adalah bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan desa, sekaligus wujud kebersamaan yang tidak ternilai,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan Jembatan Garuda adalah bukti nyata bahwa TNI dan masyarakat mampu bergandengan tangan untuk mewujudkan cita-cita bersama.
Dengan terbangunnya Jembatan Garuda, diharapkan kehidupan masyarakat akan semakin mudah dan sejahtera. Akses yang terbuka akan membawa peluang baru, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat hubungan antarwarga di wilayah tersebut.
Kodim 1005/Barito Kuala melalui jajaran Babinsa akan terus hadir dan mendampingi setiap proses pembangunan di desa binaan. Kebersamaan yang terjalin ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan kekuatan besar dalam membangun negeri dari pelosok desa.
Sertu Salim juga menekankan pentingnya peran Babinsa dalam menjaga sinergi dan komunikasi yang baik dengan warga desa. “Kami tidak hanya hadir saat ada kegiatan fisik seperti pembangunan, tetapi juga aktif mendengarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat agar setiap langkah yang diambil benar-benar tepat sasaran,” ucapnya.
Dengan pendekatan yang humanis dan penuh empati, Babinsa berharap dapat terus memperkuat ikatan sosial dan mendukung kemajuan desa secara berkelanjutan.(1005).






