Sukoharjo – Warga Desa Parangjoro mengaku bahwa kebersamaan yang terjalin selama TMMD Reguler ke-129 lebih berarti dibanding pembangunan fisik yang sedang dikerjakan. Kedekatan dengan prajurit yang bekerja tanpa ragu mengangkat material dan mendorong gerobak semen menjadi pengalaman berharga.
Di lokasi pada Selasa (28/7/2026), masyarakat aktif menyiapkan bahan bangunan, merapikan jalur kerja, dan membantu setiap keperluan pengecoran. Kolaborasi ini mempercepat pekerjaan dan menciptakan suasana kekompakan.
Rasa memiliki terhadap hasil pembangunan tumbuh karena seluruh proses dikerjakan bersama. Hal ini membuat warga merasa lebih ringan dalam menjalani pembangunan desa.
TMMD di Parangjoro juga memperkuat budaya gotong royong yang diyakini akan terus hidup sebagai modal menjaga hasil pembangunan di masa mendatang.(Red/Ns).






