KUTAI TIMUR – Kebakaran hutan dan lahan tercatat terjadi di Desa Kolek RT 003, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 13.30 WITA di area lahan gambut dataran rendah.
Tim gabungan hingga laporan terakhir masih fokus melakukan pemadaman di lokasi. Perkiraan sementara luas lahan terbakar sekitar 8 hektare atau lebih, sementara angka pastinya belum dapat dipastikan.
Titik api berada pada koordinat 1.011223 LU dan 117.91074 BT. Penyebab kebakaran belum diketahui dan saat ini ditangani penyelidikan oleh Polsek Sangkulirang.
Pemadaman melibatkan berbagai unsur, antara lain pemerintah Kecamatan Sangkulirang, TNI, Polri, Damkar, Manggala Agni, KPHP Manubar, Satpol PP, pihak perusahaan, dan perangkat Desa Kolek.
Jumlah personel yang dikerahkan terdiri dari dua personel kecamatan, dua Babinsa, empat personel Polsek, dua personel Damkar, delapan Manggala Agni, satu KPHP Manubar, empat Satpol PP, 15 personel PT BSB, serta satu staf Desa Kolek.
Peralatan yang digunakan di lokasi antara lain satu unit mobil pemadam BPBD Kutai Timur, satu mobil pemadam KPHP Manubar, satu mobil tandon perusahaan, serta satu jonder perusahaan.
Karakter lahan gambut menjadi tantangan karena api dapat merambat dan bertahan di bawah permukaan. Petugas terus melakukan pemadaman dan pendinginan agar titik api tidak muncul kembali maupun meluas.
Lokasi kebakaran berjarak sekitar 278 kilometer dari Posko Lanud Dhomber dengan waktu tempuh diperkirakan satu jam melalui jalur udara dan 10 hingga 12 jam melalui jalur darat.
Tim gabungan masih berada di lokasi untuk memadamkan api dan memantau perkembangan kebakaran. Penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian masih berlangsung.(0909).






