BARITO KUALA — Dalam upaya memastikan kesiapan maksimal penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Barito Kuala, Dandim 1005/Barito Kuala Letkol Inf Anton Mahriadi, S.Sos., melakukan peninjauan langsung ke Pos Pengendalian Karhutla yang berlokasi di Kecamatan Mandastana, pada hari Minggu (18/10). Kunjungan ini merupakan bagian dari pengawasan rutin guna menjamin kesiapsiagaan aparat di lapangan dalam menghadapi potensi kebakaran yang terus mengintai selama musim kemarau.
Kedatangan Dandim disambut langsung oleh personel yang sedang bertugas di pos tersebut. Dalam peninjauannya, Letkol Inf Anton Mahriadi, S.Sos., secara teliti memeriksa kekuatan personel yang bertugas serta kelengkapan sarana dan prasarana pendukung penanggulangan Karhutla, mulai dari peralatan pemadam, kelengkapan perlindungan diri, hingga ketersediaan logistik yang dibutuhkan selama bertugas. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak hanya kesiapan operasional di lapangan, tetapi juga keselamatan para prajurit yang sedang berjuang melindungi lingkungan dan masyarakat dari bahaya kebakaran.
”Kehadiran saya di sini adalah untuk memastikan bahwa saudara-saudara memiliki semua yang dibutuhkan untuk bertugas dengan baik dan aman. Peralatan yang lengkap dan terpelihara dengan baik bukan sekadar sarana pendukung operasional, melainkan jaminan keselamatan bagi kalian di tengah medan yang sulit dan cuaca yang ekstrem,” ujar Letkol Inf Anton Mahriadi, S.Sos. saat berdialog dengan personel di pos. Beliau menekankan bahwa kelayakan peralatan dan kesejahteraan personel menjadi prioritas utama dalam setiap operasi penanggulangan bencana.
Selain memeriksa kesiapan sarana dan personel, Dandim juga memberikan arahan penting kepada seluruh personel yang sedang bertugas. Ia mengingatkan agar selalu meningkatkan tingkat kewaspadaan, mengingat titik api di wilayah Barito Kuala dapat muncul secara tiba-tiba dan berkembang dengan cepat, terutama pada lahan gambut yang sangat rentan terbakar.
”Kami tidak boleh lengah sedetik pun. Titik api bisa muncul kapan saja dan di mana saja, terutama saat angin berubah arah. Tetaplah waspada, jaga komunikasi antar-pos, dan segera laporkan setiap tanda-tanda kebakaran agar dapat segera dipadamkan sebelum meluas,” tegas Letkol Inf Anton Mahriadi, S.Sos. Beliau juga menekankan aspek keselamatan kerja, mengingat medan operasi Karhutla sering kali berat dan berisiko, sehingga kedisiplinan dan kehati-hatian sangat diperlukan.
Lebih lanjut, Dandim juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh personel yang telah berjuang siang dan malam di garis depan penanggulangan Karhutla. “Saya sangat bangga dan berterima kasih atas pengabdian kalian. Tetaplah semangat dan jaga kekompakan, karena di balik perjuangan ini adalah keselamatan dan kesejahteraan masyarakat yang kita cintai bersama,” tambahnya dengan nada yang menguatkan.
Peninjauan ini sekaligus memperkuat komitmen Kodim 1005/Barito Kuala untuk terus bersinergi dengan BPBD, Damkar, kepolisian, pemerintah daerah, serta masyarakat luas dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla secara terpadu dan berkelanjutan, demi menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi warga dari dampak kerugian akibat kebakaran hutan dan lahan.
Jamin Keselamatan Personel, Dandim Batola Tinjau Pos Pengendalian Karhutla di Mandastana






