banner 120x600
KODIM  

Jaga Wilayah Strategis NKRI, Satgas Pam Pulau Terluar Yonif Raider 112 Mulai Bertugas di Simeulue

SIMEULUE – Kodim 0115/Simeulue menggelar kegiatan penyambutan personel Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Pulau Terluar dari Yonif Raider 112/Dharma Jaya yang berlangsung di Pelabuhan Kolok, Desa Kota Batu, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Selasa (23/06/2026).

Kegiatan penyambutan tersebut menjadi bagian dari proses penerimaan personel yang akan melaksanakan tugas pengamanan wilayah pulau terluar sekaligus mendukung stabilitas keamanan dan pembinaan teritorial di Kabupaten Simeulue.

Dalam amanat Komandan Kodim 0115/Simeulue Letkol Arm Qomaruz Zaman, S.T., M.I.P., M.H.I. yang dibacakan oleh Pelaksana Harian (Plh) Pasi Ops Kodim 0115/Simeulue Letda Inf Edi Setiabudi, disampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh personel Satgas Pam Pulau Terluar Yonif Raider 112/Dharma Jaya yang akan bertugas di wilayah tersebut.

Dandim menegaskan bahwa penugasan sebagai personel Satgas Pengamanan Pulau Terluar merupakan amanah sekaligus kehormatan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan disiplin tinggi.

“Tugas sebagai Satgas Pam Pulau Terluar merupakan amanah, kehormatan, dan kepercayaan yang harus dijawab dengan karya nyata, dedikasi, serta disiplin dalam menjalankan tugas. Oleh karena itu, laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Letda Inf Edi Setiabudi saat membacakan amanat Dandim.

Lebih lanjut, personel satgas diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan wilayah, tetapi juga mampu mengoptimalkan peran pembinaan teritorial melalui pendekatan yang humanis kepada masyarakat. Pendekatan tersebut dapat dilakukan melalui kegiatan komunikasi sosial, bakti sosial, maupun karya bakti yang melibatkan warga setempat.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas di wilayah pulau terluar tidak hanya diukur dari aspek keamanan semata, tetapi juga dari kemampuan prajurit dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

“Optimalkan peran pembinaan teritorial dengan menerapkan metode komunikasi sosial, bakti sosial, dan karya bakti. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan terjalin kedekatan antara prajurit dan masyarakat sehingga keberadaan Satgas dapat diterima serta memberikan manfaat nyata bagi warga,” lanjutnya.

Selain itu, kehadiran personel Satgas Pam Pulau Terluar juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berada di wilayah penugasan. Kondisi keamanan yang kondusif dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan percepatan pembangunan daerah.

“Dengan adanya personel Satgas Pam Pulau Terluar, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat setempat serta turut mendorong pembangunan di wilayah Pulau Simeulue,” tutupnya.

Kehadiran Satgas Pam Pulau Terluar Yonif Raider 112/Dharma Jaya merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di kawasan pulau-pulau terluar yang memiliki nilai strategis bagi pertahanan dan keamanan nasional. Selain menjaga stabilitas keamanan, personel satgas juga diharapkan mampu memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai kegiatan teritorial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.(0115).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *