Merauke, Papua Selatan – Pembangunan jembatan aramco yang menghubungkan Kampung Harapan Makmur dengan Kampung Winjaya di Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, tercatat telah mencapai 95 persen dan kini memasuki tahap finishing dalam rangka Program Karya Bakti Skala Besar TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2026.
Pembuatan jembatan tersebut melibatkan kolaborasi antara prajurit TNI AD dan masyarakat setempat lewat kerja gotong royong. Upaya ini menjadi bagian dari langkah TNI AD untuk mengatasi masalah akses yang sering muncul, terutama saat musim penghujan ketika jalan menuju persawahan tidak dapat dilalui kendaraan.
Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Bayu Prabowo, S.I.P., mengatakan pembangunan jembatan adalah bentuk kepedulian TNI AD kepada masyarakat dan usaha untuk membuka akses yang bisa mendukung kegiatan warga.
“Keberadaan jembatan tersebut merupakan harapan yang sudah lama dinantikan masyarakat untuk mendukung transportasi, baik dalam aktivitas sehari-hari maupun untuk kegiatan pertanian,” ungkap Letkol Inf Bayu Prabowo, Senin (31/8/2026).
Ia menjelaskan bahwa sebelum jembatan terbangun, warga dan petani menghadapi kendala serius ketika musim hujan karena kondisi jalan yang tidak dapat dilalui kendaraan sehingga mereka harus mencari jalur alternatif dengan jarak tempuh lebih jauh.
“Sebelum adanya jembatan yang telah dibangun ini, kalau memasuki musim penghujan, aktivitas masyarakat sehari-hari dan para petani menuju persawahan harus menempuh jalan berkilo-kilo, karena kendaraan tidak bisa melintas sama sekali,” jelasnya.
Kini perubahan mulai terasa: arsitektur jembatan yang hampir selesai diperkirakan akan memangkas hambatan mobilitas, memudahkan pengangkutan kebutuhan pertanian dan hasil panen, serta membuka peluang aktivitas ekonomi yang lebih lancar di antara kampung-kampung tersebut.
Pekerjaan yang telah mencapai 95 persen tinggal dituntaskan pada bagian finishing agar fasilitas dapat dipakai secara optimal, sementara keterlibatan warga memperkuat nuansa kerja bersama antara TNI AD dan masyarakat.
Kehadiran jembatan penghubung Kampung Harapan Makmur dan Kampung Winjaya menjadi petunjuk nyata manfaat Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD di Merauke melalui pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat serta memperlancar mobilitas dan aktivitas ekonomi di pedalaman.(1707)






