<p><strong>SUKOHARJO &#8211;</strong> Pembangunan desa sering bermula dari hal sederhana yang dijalankan secara konsisten. Gerobak dorong bolak-balik membawa material dan tangan-tangan yang menyusun batu menggambarkan bagaimana kemajuan terwujud dari kerja bersama.</p>
<p>Talud yang dibangun di Desa Parangjoro memberikan dampak positif berkelanjutan bagi lingkungan karena membantu mempertahankan kestabilan tanah dan memperlancar drainase. Infrastruktur ini juga berfungsi sebagai penopang penting bagi aktivitas warga sekitar.</p>
<p>Di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, TNI, Polri, dan masyarakat bersatu tenaga membangun talud untuk memperkuat saluran air. Setiap tahap dikerjakan bergantian sehingga proses berlangsung efektif dan mencerminkan jiwa gotong royong yang tinggi.</p>
<p>Momentum gotong royong pada Kamis (30/7/2026) dalam TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya menghasilkan bangunan fisik, tetapi juga memperkuat hubungan sosial yang menjadi modal penting bagi kemajuan Desa Parangjoro.</p>
<p>(Red/Wr).</p>

SUKOHARJO - Bidan Desa Hartuti mengungkapkan bahwa pemenuhan gizi kehamilan, ASI eksklusif enam bulan, MPASI,…
SUKOHARJO - Desa dengan infrastruktur lebih baik memiliki peluang lebih besar untuk berkembang. Itulah yang…
SUKOHARJO - “Kami tetap bekerja maksimal meskipun cuaca cukup panas. Target penyelesaian harus tercapai sehingga…
SUKOHARJO - Kecepatan pembangunan fisik sangat bergantung pada kelancaran suplai adukan semen. Karena itu, mesin…
SUKOHARJO - Suara mesin pengaduk semen yang berputar tanpa henti menjadi irama pembangunan di Desa…
SUKOHARJO - Progres rehabilitasi rumah Mardiono di Dukuh Jebagan, Desa Parangjoro, telah mencapai 75 persen.…