<p><strong>SUKOHARJO &#8211;</strong> Progres rehabilitasi rumah Mardiono di Dukuh Jebagan, Desa Parangjoro, telah mencapai 75 persen. Hal itu disampaikan Kapten Arh Budi Sarwoko dalam kegiatan perbaikan rumah tidak layak huni.</p>
<p>Pekerjaan berlangsung pada Kamis (30/7/2026) dengan melibatkan Sertu Yusman, tenaga tukang, dan warga sekitar. Setiap tahap dikerjakan dengan cermat untuk menghasilkan kualitas baik.</p>
<p>Sebelum direhab, lantai rumah Mardiono masih sederhana. Kini setelah pemasangan keramik, tampilan rumah menjadi lebih rapi dan bersih.</p>
<p>Warga sekitar menilai perubahan ini bukan sekadar estetika. Hunian yang lebih bersih diyakini mampu memberikan kenyamanan lebih bagi keluarga Mardiono dalam keseharian.</p>
<p>Mardiono bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Rumah yang semakin nyaman menjadi harapan baru untuk menjalani kehidupan dengan suasana lebih baik.(Red/Cn)</p>

SUKOHARJO - Bidan Desa Hartuti mengungkapkan bahwa pemenuhan gizi kehamilan, ASI eksklusif enam bulan, MPASI,…
SUKOHARJO - Desa dengan infrastruktur lebih baik memiliki peluang lebih besar untuk berkembang. Itulah yang…
SUKOHARJO - “Kami tetap bekerja maksimal meskipun cuaca cukup panas. Target penyelesaian harus tercapai sehingga…
SUKOHARJO - Kecepatan pembangunan fisik sangat bergantung pada kelancaran suplai adukan semen. Karena itu, mesin…
SUKOHARJO - Suara mesin pengaduk semen yang berputar tanpa henti menjadi irama pembangunan di Desa…
SUKOHARJO - Rumah Mardiono di Dukuh Jebagan, Desa Parangjoro makin menunjukkan perubahan. Pada Kamis (30/7/2026),…