ACEH SELATAN – Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Kapa Seusak, Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, terus dikebut oleh Satgas TNI AD. Memasuki Kamis (14/5/2026), pekerjaan fisik jembatan telah memasuki tahap pengecoran sebagai bagian dari percepatan penyelesaian akses penghubung masyarakat di wilayah tersebut.
Personel Satgas TNI AD bersama masyarakat tampak bahu-membahu melaksanakan proses pengecoran badan jembatan dengan semangat gotong royong. Pekerjaan dilakukan secara maksimal guna memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga serta target penyelesaian dapat tercapai sesuai rencana.
Jembatan tersebut merupakan kebutuhan penting masyarakat sebagai akses penghubung antar lorong di Desa Kapa Seusak. Selain itu, keberadaan jembatan juga sangat dibutuhkan warga untuk menunjang mobilitas menuju area perkebunan yang menjadi sumber utama mata pencaharian masyarakat setempat.
Melalui pembangunan ini, TNI AD hadir sebagai bentuk nyata upaya membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah pedesaan, khususnya dalam membuka akses transportasi yang selama ini terbatas.
Danramil 09/Trumon Tengah Kapten Inf Faisal Kurniawan mengatakan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI AD terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah pedesaan.
“Kehadiran jembatan ini nantinya akan sangat membantu aktivitas warga, baik sebagai akses penghubung antar lorong desa maupun jalur menuju perkebunan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Satgas TNI AD bersama masyarakat terus bekerja maksimal agar pembangunan jembatan dapat segera rampung dan dimanfaatkan masyarakat.
“Ini juga menjadi bukti nyata hadirnya negara hingga ke pelosok desa melalui pembangunan infrastruktur yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami berharap semangat gotong royong antara TNI dan warga terus terjaga demi kemajuan daerah,” tambahnya.
Selain memperlancar aktivitas warga, pembangunan jembatan ini turut memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.(Pr012).






