banner 120x600
TMMD  

Desa Parangjoro Kecamatan Grogol Jadi Lokasi TMMD Reguler Ke-129

SUKOHARJO – Suasana hangat tampak saat Komandan Kodim 0726/Sukoharjo, Letkol Inf Reza Sahputra, S.E., di tengah aktivitas pembangunan yang menjadi bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo. Pagi di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, berlangsung seperti biasanya.

Tak ada sekat antara komandan dan masyarakat. Melalui komunikasi sosial (Komsos), perbincangan berlangsung santai namun penuh makna. Warga menyampaikan berbagai harapan, sementara Dandim mendengarkan dengan penuh perhatian. Momen seperti inilah yang menjadi ruh dari TMMD, ketika pembangunan bukan sekadar tentang beton, semen, atau kayu, melainkan tentang membangun hubungan yang semakin erat antara TNI dan rakyat.

Dalam dialog tersebut, Senin (20/7), Letkol Inf Reza Sahputra menegaskan bahwa TMMD hadir sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai sasaran yang benar-benar dibutuhkan.

Di antara warga yang hadir, tampak raut bahagia terpancar dari wajah Ibu Marinem. Rumah sederhana yang selama ini menjadi tempat berteduh keluarganya kini tengah berubah menjadi rumah yang lebih layak melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) TMMD.

Bagi sebagian orang, perbaikan rumah mungkin hanya sebatas pembangunan fisik. Namun bagi Ibu Marinem, bantuan tersebut menghadirkan rasa aman, kenyamanan, sekaligus harapan baru bagi keluarganya.

Dengan mata berbinar, ia mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh TNI.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dandim 0726/Sukoharjo beserta seluruh anggota Satgas TMMD yang telah membantu memperbaiki rumah kami. Bantuan RTLH ini sangat berarti bagi keluarga kami sehingga kini kami dapat menempati rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman. Semoga seluruh anggota TNI selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas,” tuturnya penuh haru.

Ucapan sederhana itu menggambarkan makna sesungguhnya dari sebuah pengabdian. Di balik deru alat kerja dan kesibukan personel Satgas TMMD, tersimpan kebahagiaan masyarakat yang merasakan langsung manfaat kehadiran TNI di tengah kehidupan mereka.

Program RTLH yang menjadi salah satu sasaran TMMD bukan hanya mengubah bentuk bangunan, tetapi juga mengangkat kualitas hidup keluarga penerima manfaat. Rumah yang kokoh memberikan rasa tenang, menjadi tempat berlindung yang lebih aman, sekaligus menghadirkan optimisme untuk menjalani hari-hari ke depan.

Komunikasi sosial yang dilakukan Dandim bersama warga pun semakin mempertegas bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari rampungnya pembangunan infrastruktur, melainkan juga dari kedekatan emosional yang terjalin antara prajurit TNI dan masyarakat.

Ketika aspirasi didengar, harapan diwujudkan, dan kebersamaan terus dipupuk, maka semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa akan tetap hidup di tengah masyarakat.

Di Desa Parangjoro, TMMD telah menghadirkan lebih dari sekadar pembangunan. Program ini menjadi bukti bahwa kehadiran TNI selalu berpihak kepada rakyat, menguatkan kehidupan masyarakat dari hal-hal yang paling mendasar, dimulai dari sebuah rumah yang kini kembali menjadi tempat penuh harapan.
Bersama Rakyat, TNI Kuat.(Red/Wr).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *