Surabaya, Senin (4/5/2026) – Komitmen membangun ketahanan keluarga prajurit terus diwujudkan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melalui dukungan nyata terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dikelola anggota Persit Kartika Chandra Kirana Daerah V/Brawijaya. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong lahirnya keluarga prajurit yang mandiri, produktif, dan adaptif menghadapi tantangan zaman.
Bagi Pangdam, kekuatan keluarga merupakan fondasi kokoh bagi lahirnya prajurit-prajurit tangguh. Karena itu, pemberdayaan ekonomi keluarga melalui Persit bukan sekadar program pendamping, melainkan investasi strategis untuk memperkuat kesejahteraan dan ketahanan sosial di lingkungan Kodam V/Brawijaya.
Dukungan itu diwujudkan melalui berbagai langkah konkret, mulai dari pembinaan kewirausahaan, pelatihan pemasaran berbasis digital, penguatan kualitas produk, hingga membuka ruang promosi yang lebih luas agar karya-karya anggota Persit mampu bersaing di pasar yang lebih kompetitif.
Momentum tersebut semakin terasa dengan keikutsertaan UMKM binaan Persit Kartika Chandra Kirana PD V/Brawijaya dalam ajang nasional “Persit Bisa” di Expo Balai Kartini, Jakarta, pada 7–9 Mei 2026. Kehadiran produk-produk unggulan dari Jawa Timur menjadi bukti bahwa kreativitas anggota Persit mampu tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang bernilai.
Sejumlah UMKM unggulan seperti Mithlabs, Yankurin, SKM & Craft, Henny Daster Bordir Malang, dan Oktaviana Tas Grosir menjadi representasi semangat kemandirian, inovasi, dan kerja keras anggota Persit dalam menghasilkan produk berkualitas yang memiliki daya saing.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah V/Brawijaya, Ibu Vira Rudy Saladin, menegaskan bahwa kreativitas dan kemandirian usaha merupakan bentuk pengabdian nyata Persit kepada keluarga, organisasi, dan masyarakat. Menurutnya, ketika Persit tumbuh menjadi perempuan yang produktif, maka akan lahir keluarga-keluarga tangguh yang menjadi pilar kekuatan bangsa.
Melalui sinergi kepemimpinan Pangdam V/Brawijaya dan Persit Kartika Chandra Kirana Daerah V/Brawijaya, semangat pemberdayaan ini terus bergerak maju—membawa UMKM keluarga prajurit naik kelas, menembus panggung nasional, sekaligus mempertegas bahwa dari tangan-tangan kreatif Persit lahir kekuatan ekonomi yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.






