TAPIN – Kebakaran hutan dan lahan muncul di Trantang, Kelurahan Rangda Malingkung, Kecamatan Tapin Utara pada Selasa (15/9), memicu aksi pemadaman di lokasi tersebut.
Peristiwa ini menghanguskan kurang lebih 1,5 hektare lahan. Tidak ada korban jiwa dilaporkan, dan api berhasil dipadamkan setelah penanganan bersama.
Pemadaman dilakukan oleh warga bersama Babinsa dan anggota BPBD Tapin. Armada yang dikerahkan antara lain Damkar Kodim 1010/Tapin, Damkar BPBD, Damkar Geldie, dan dukungan suplai air dari WT PT Riung serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapin.
Dandim 1010/Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra menyatakan TNI turun tangan sebagai bantuan kepada BPBD dalam usaha pemadaman karhutla.
“TNI siap membantu BPBD dalam penanganan karhutla sesuai kebutuhan di lapangan. Yang utama adalah bagaimana api dapat segera dikendalikan agar tidak meluas dan membahayakan masyarakat maupun lingkungan,” ujar Dimas.
Ia menegaskan pentingnya kesiapsiagaan personel dan ketersediaan peralatan saat menghadapi kebakaran di area dengan vegetasi yang mudah terbakar.
Menurutnya pula, penanggulangan karhutla memerlukan sinergi berbagai pihak seperti BPBD, TNI-Polri, pemadam kebakaran, pemerintah daerah, perusahaan, relawan, dan masyarakat agar penanganan berlangsung cepat.
“Perbantuan ini merupakan bentuk sinergi di lapangan. Semua pihak bergerak sesuai tugas dan kemampuannya untuk mempercepat penanganan,” katanya.
Meski kebakaran telah dikendalikan, pemantauan lokasi tetap dilakukan untuk mengantisipasi titik api yang masih menyala akibat bara atau material panas.(1010)






