<p><strong>SUKOHARJO &#8211;</strong> Di Parangjoro, puluhan orang menyusun jalur estafet untuk memperlancar aliran material bangunan di medan sulit.</p>
<p>Dengan cara ini, batu, semen, pasir, dan bata disalurkan secara bergantian sehingga kebutuhan akan alat berat dapat dikurangi.</p>
<p>Setiap peserta berdiri di posnya masing-masing, sehingga beban tidak perlu diangkat melintasi jarak jauh dan ritme kerja tetap terjaga sampai tugas selesai.</p>
<p>Penerapan metode ini terlihat pada pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo pada Minggu (2/8/2026), ketika prajurit TNI, personel Polri, dan masyarakat bahu-membahu dalam satu irama kerja.</p>
<p>Efisiensi yang tercapai menunjukkan bahwa kolaborasi dan kepercayaan antarwarga mampu mempercepat pembangunan tanpa selalu bergantung pada teknologi.(Red/Wr)</p>

MERAUKE - Serangkaian kenaikan pangkat bagi 54 prajurit Bintara dan Tamtama Korem 174/ATW dan Kodim…
MERAUKE - Pembukaan Festival Kali Maro IV, Pantai Arafura dan Dahun Anggai Tahun 2026 digelar…
KUTAI TIMUR - Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten…
TAPIN - Menyongsong HUT Ke-81 TNI, Kodim 1010/Tapin melaksanakan doa bersama di Mushola Al Muizzu,…
TAPIN - Peristiwa 30 September 1965 pernah mengancam keberadaan Pancasila sehingga setiap 1 Oktober kini…
BANJAR – Personel Kodim 1006/Banjar mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang digelar…