SUKOHARJO – Di Parangjoro, puluhan orang menyusun jalur estafet untuk memperlancar aliran material bangunan di medan sulit.
Dengan cara ini, batu, semen, pasir, dan bata disalurkan secara bergantian sehingga kebutuhan akan alat berat dapat dikurangi.
Setiap peserta berdiri di posnya masing-masing, sehingga beban tidak perlu diangkat melintasi jarak jauh dan ritme kerja tetap terjaga sampai tugas selesai.
Penerapan metode ini terlihat pada pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo pada Minggu (2/8/2026), ketika prajurit TNI, personel Polri, dan masyarakat bahu-membahu dalam satu irama kerja.
Efisiensi yang tercapai menunjukkan bahwa kolaborasi dan kepercayaan antarwarga mampu mempercepat pembangunan tanpa selalu bergantung pada teknologi.(Red/Wr)






