Simeulue – Perkembangan harga kebutuhan pokok menjadi salah satu hal yang terus diperhatikan aparat kewilayahan karena berkaitan langsung dengan kondisi ekonomi masyarakat. Serda Muhar Sipin, Babinsa Koramil 02/Simeulue Tengah, Kodim 0115/Sml, Korem 012/TU, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan pedagang sembako di Desa Kampung Air, Kecamatan Simeulue Tengah, Kabupaten Simeulue, Selasa (11/08/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan melalui interaksi langsung dengan para pedagang dan pembeli. Selain mempererat komunikasi dengan masyarakat, kegiatan ini menjadi sarana bagi Babinsa untuk mengetahui kondisi keamanan lingkungan sekaligus memantau perkembangan harga berbagai kebutuhan pokok.
Serda Muhar Sipin mengatakan, pemantauan di lingkungan pasar maupun kios merupakan bagian dari kepedulian aparat kewilayahan terhadap kondisi masyarakat. Informasi yang diperoleh secara langsung dapat menjadi gambaran mengenai situasi ekonomi dan berbagai kebutuhan warga di wilayah binaan.
“Dengan turun langsung ke pasar, tentunya komunikasi dengan pedagang dan pembeli menjadi lebih terbuka. Kami dapat mengetahui perkembangan harga kebutuhan pokok sekaligus mendengar kondisi dan keluhan masyarakat,” ujar Serda Muhar Sipin.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga mengingatkan para pedagang agar tetap menjaga kewajaran harga dan tidak menaikkan harga secara berlebihan apabila terjadi gejolak atau kenaikan harga komoditas tertentu. Menurutnya, kestabilan harga penting agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan kondisi yang wajar.
“Dalam berinteraksi dengan pedagang dan pembeli, kami mengimbau agar pedagang tidak menaikkan harga secara drastis apabila terjadi gejolak harga. Kalau ada beberapa kebutuhan yang mengalami kenaikan, diharapkan masih dalam batas yang normal,” imbuhnya.
Sejumlah bahan kebutuhan pokok seperti cabai, bawang merah, daging sapi, minyak goreng, beras, dan komoditas lainnya menjadi bagian yang diperhatikan dalam komunikasi tersebut. Harga komoditas tersebut dapat mengalami perubahan sesuai kondisi pasokan dan permintaan di lapangan.
Selain memantau harga, Babinsa juga memanfaatkan komunikasi dengan pedagang dan pembeli untuk menyerap aspirasi masyarakat. Berbagai informasi yang berkembang di lingkungan pasar dapat menjadi bahan untuk mengetahui kondisi sosial dan ekonomi warga secara lebih dekat.
Menurutnya, keberadaan Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga. Dengan komunikasi yang dilakukan secara rutin, hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat diharapkan semakin terbuka.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan baik antara TNI dan masyarakat. Melalui pendekatan langsung, Babinsa dapat mengetahui dinamika yang terjadi di wilayah binaan sekaligus mendorong terciptanya lingkungan pasar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi pedagang maupun pembeli.
Serda Muhar Sipin berharap komunikasi dan pemantauan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga perkembangan kondisi masyarakat, termasuk harga kebutuhan pokok dan situasi keamanan, dapat diketahui secara lebih cepat.(0115).






