ACEH BARAT – Suasana kebersamaan dan kepedulian sosial terlihat jelas di Gampong Lek-Lek, Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat, saat proses pembangunan rumah bantuan untuk warga kurang mampu mulai dikerjakan secara gotong royong, Kamis (23/04/2026). Kehadiran Babinsa Posramil 12/Panton Reu Kodim 0105/Abar, Serka Julha Pasi, semakin menambah semangat warga dalam menyelesaikan pembangunan tersebut.
Di tengah aktivitas pembangunan yang cukup padat, Babinsa tidak hanya hadir sebagai pendamping, tetapi juga ikut langsung membantu pekerjaan di lapangan. Mulai dari mengangkat material, membantu proses pengerjaan struktur bangunan, hingga berbaur bersama warga tanpa sekat, semua dilakukan dengan penuh semangat kebersamaan.
Pembangunan rumah bantuan bagi kaum duafa ini menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal layak. Bagi warga penerima bantuan, rumah ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi juga harapan baru untuk kehidupan yang lebih baik dan lebih tenang.
Keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Warga merasa terbantu sekaligus termotivasi dengan kehadiran aparat TNI yang ikut turun langsung bekerja tanpa ragu. Hal ini membuat suasana kerja menjadi lebih ringan dan penuh kekeluargaan.
Serka Julha Pasi menjelaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat memang tidak hanya sebatas menjalankan tugas pengawasan wilayah, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun kedekatan dan kepedulian sosial. Menurutnya, setiap kesulitan yang dihadapi masyarakat di wilayah binaan menjadi bagian yang perlu diperhatikan bersama.
Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang melekat pada peran Babinsa di lapangan. Dengan turun langsung membantu warga, hubungan antara TNI dan masyarakat diharapkan semakin erat dan saling mendukung dalam berbagai situasi.
Kegiatan gotong royong tersebut juga mencerminkan nilai-nilai kebersamaan yang masih kuat di tengah masyarakat pedesaan. Meski perkembangan zaman terus berjalan, semangat saling membantu dan bekerja bersama masih menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tingkat desa.
Di Gampong Lek-Lek sendiri, pembangunan rumah bantuan ini menjadi momen penting yang memperlihatkan bagaimana kolaborasi antara aparat dan masyarakat dapat berjalan dengan baik. Tidak ada sekat antara warga dan Babinsa, semuanya bekerja dengan tujuan yang sama, yaitu menyelesaikan rumah agar segera dapat dihuni oleh penerima manfaat.
Selain memberikan dampak langsung bagi penerima bantuan, kegiatan ini juga membawa pengaruh positif bagi lingkungan sekitar. Warga lain yang menyaksikan proses pembangunan ikut merasakan semangat yang sama, sehingga muncul dorongan untuk terus menjaga budaya gotong royong di tengah kehidupan sehari-hari.
Di sisi lain, kehadiran Babinsa dalam kegiatan sosial seperti ini juga menjadi contoh nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan. Pendekatan seperti ini membuat hubungan antara TNI dan rakyat semakin harmonis dan saling percaya.
Pembangunan rumah duafa ini juga menjadi pengingat bahwa masih ada masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih, terutama dalam hal kebutuhan dasar seperti tempat tinggal yang layak. Dengan adanya bantuan seperti ini, diharapkan dapat sedikit meringankan beban hidup warga yang kurang mampu.
Gotong royong yang dilakukan bersama antara Babinsa dan masyarakat ini tidak hanya menghasilkan bangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai sosial yang semakin penting di tengah kehidupan modern. Kebersamaan yang terjalin di lokasi pembangunan menjadi bukti bahwa solidaritas masih menjadi kekuatan utama dalam kehidupan bermasyarakat.
Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan di berbagai wilayah lainnya. Tidak hanya dalam bentuk pembangunan rumah, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat kembali ditegaskan. Bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang membangun hubungan, kepedulian, dan rasa saling memiliki di tengah masyarakat.
Dengan selesainya nanti rumah bantuan tersebut, diharapkan penerima manfaat dapat segera menempatinya dengan nyaman, serta menjadi awal baru untuk kehidupan yang lebih baik di Gampong Lek-Lek.(0105).






