banner 120x600
KODIM  

Api untuk Membersihkan Lahan Bisa Menjalar, Warga Gunung Putih Diingatkan Cegah Karhutla

SIMEULUE – Dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak berhenti pada area yang terbakar. Asap dan kerusakan lingkungan juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Karena itu, Serka Aulia, Babinsa Koramil 06/Teluk Dalam, Kodim 0115/Simeulue, mengingatkan warga agar tidak menggunakan cara pembakaran secara sembarangan saat membuka atau membersihkan lahan.

Pesan tersebut disampaikan saat Serka Aulia melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga binaan di Desa Gunung Putih, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue, Minggu (03/10/2026). Pencegahan Karhutla menjadi salah satu perhatian dalam pertemuan tersebut.

Menurut Babinsa, api yang digunakan untuk membersihkan lahan dapat menyebar apabila tidak diperhitungkan dengan kondisi lingkungan dan arah angin. Api yang awalnya berada di satu titik berpotensi menjalar ke area lain sehingga menimbulkan dampak yang lebih luas.

“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Apabila akan membuka atau membersihkan lahan, hendaknya dilakukan dengan cara yang aman dan tidak menggunakan metode pembakaran,” imbau Babinsa.

Selain membahas pencegahan kebakaran, Komsos dimanfaatkan Serka Aulia untuk memantau perkembangan wilayah binaan sekaligus mempererat komunikasi dengan masyarakat. Pertemuan langsung dengan warga menjadi ruang untuk menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga lingkungan secara bersama-sama.

Ia mengingatkan, kebakaran dapat merusak vegetasi dan ekosistem di sekitar lokasi. Dampak lainnya juga dapat dirasakan masyarakat ketika asap menyebar, terutama karena kualitas udara dapat menurun dan aktivitas warga berpotensi terganggu.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pencegahan perlu dilakukan sebelum kebakaran terjadi. Kesadaran warga dalam mengelola lahan, terutama ketika melakukan pembukaan maupun pembersihan, menjadi bagian penting untuk mengurangi kemungkinan munculnya api.

Serka Aulia mengajak masyarakat Desa Gunung Putih menjaga lingkungan dan menghindari pembakaran sebagai metode membuka atau membersihkan lahan. Dengan kewaspadaan sejak awal, risiko kebakaran di wilayah dapat ditekan sehingga lingkungan dan aktivitas masyarakat tetap terjaga.(0115).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *