SUPIORI, PAPUA – Semangat dan keceriaan terlihat dari siswa-siswi SD YPK Diaspora Sorendiweri saat mengikuti pelatihan alat musik drumband melalui Program PINTAR (Prajurit Inspiratif Mengajar) Yonif TP 859/RBK. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian prajurit dalam mendukung pendidikan sekaligus mengembangkan minat dan bakat generasi muda di Kabupaten Supiori, Selasa (11/8/2026).
Pelatihan berlangsung secara interaktif dengan diawali pemanasan, kemudian dilanjutkan latihan memainkan alat musik drumband. Para siswa diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan bermain secara bersama-sama dengan membawakan lagu “17 Agustus” dan “Apuse”.
Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada kemampuan memainkan alat musik. Setiap latihan menjadi sarana bagi siswa untuk belajar menjaga tempo, mendengarkan arahan, membangun kekompakan, serta berani tampil di hadapan orang lain.
Sophia Rumasewo, S.Pd., Guru SD YPK Diaspora Sorendiweri, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Program PINTAR Yonif TP 859/RBK di lingkungan sekolah.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian Yonif TP 859/RBK kepada anak-anak kami. Pelatihan drumband seperti ini memberikan pengalaman baru bagi siswa. Mereka belajar musik sekaligus belajar disiplin, kekompakan, tanggung jawab, dan percaya diri. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan karena memberikan motivasi kepada anak-anak untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki,” ujar Sophia Rumasewo, S.Pd.
“Dalam drumband, yang paling penting bukan hanya bagaimana memainkan alat musik, tetapi bagaimana setiap siswa mampu mendengarkan, mengikuti tempo, memahami aba-aba, dan menjaga kekompakan dengan teman-temannya. Kami berharap melalui latihan ini mereka semakin disiplin, percaya diri, dan memiliki semangat untuk terus belajar,” ujar Serda July La Judu.
Antusiasme siswa menjadi bagian penting dari kegiatan Program PINTAR. Interaksi yang terjalin antara prajurit, guru, dan siswa menciptakan suasana belajar yang komunikatif serta menyenangkan.
Melalui Program PINTAR Yonif TP 859/RBK, pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Lapangan latihan pun menjadi ruang belajar bagi anak-anak untuk mengenal kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, kreativitas, dan keberanian.
Kehadiran prajurit di tengah dunia pendidikan diharapkan dapat terus memberikan inspirasi bagi generasi muda Supiori untuk berani mengembangkan bakat, mengejar prestasi, dan mempersiapkan diri menjadi generasi Papua yang berkarakter serta percaya diri.(YTP859/*).






