SIMEULUE – Sertu Davit Utomo, Babinsa Koramil 01/Simeulue Timur, Kodim 0115/Simeulue, Korem 012/Teuku Umar, mendukung ketahanan pangan dengan mengembangkan “rooftop” halaman rumah warga menjadi area urban farming di Desa Air Dingin, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Jumat (22/05/2026).
Pendampingan tersebut dilakukan di halaman depan rumah warga sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan pertanian modern sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah desa binaan.
Dalam kegiatan itu, Babinsa memberikan edukasi kepada petani mengenai metode hidroponik sebagai cara meningkatkan produksi pertanian secara lebih efisien. Para petani mulai mencoba metode tersebut untuk menanam sayuran sawi pakcoy dengan memanfaatkan larutan nutrisi tanaman melalui air tanpa menggunakan media tanah.
Metode hidroponik memungkinkan petani mengontrol nutrisi dan kondisi pertumbuhan tanaman secara lebih presisi, sehingga tanaman dapat tumbuh lebih optimal.
Babinsa yang aktif mendukung program pertanian di wilayah binaannya memberikan pendampingan teknis kepada petani, mulai dari pengelolaan nutrisi, sistem irigasi, hingga pemantauan kondisi tanaman secara berkala.
“Kegiatan pertanian hidroponik ini merupakan langkah inovatif para petani. Kami sebagai TNI berkomitmen untuk mendukung dan memberikan bantuan teknis kepada mereka agar dapat memanfaatkan metode ini dengan efektif,” ujarnya.
Menurut Babinsa, pertanian hidroponik merupakan salah satu solusi modern untuk meningkatkan produktivitas tanaman dengan penggunaan sumber daya yang lebih efisien.
Dengan metode tersebut, para petani dapat menghasilkan sayuran yang lebih sehat dan berkualitas tanpa harus bergantung pada kondisi tanah yang tidak selalu ideal.
Selain memberikan pendampingan teknis, Babinsa juga mendorong kolaborasi antarpetani melalui pembentukan kelompok tani agar lebih mudah mendapatkan dukungan teknis serta akses terhadap berbagai sumber daya pertanian.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari para petani yang melihat metode hidroponik sebagai peluang untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperbaiki kualitas hidup mereka.
“Melalui pertanian hidroponik, mereka dapat memasok sayuran berkualitas tinggi ke pasar lokal, yang juga dapat meningkatkan ekonomi di desa mereka,” pungkasnya.(0115).






