ACEH SELATAN – Komitmen TNI dalam mendorong percepatan pembangunan daerah kembali dibuktikan. Setelah tahap ground breaking, pembangunan tiga titik Jembatan Aramco di Kabupaten Aceh Selatan kini resmi memasuki tahap pengerjaan oleh personel TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas), Jumat (03/04/2026).
Langkah ini menjadi wujud nyata kontribusi TNI dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya dalam meningkatkan akses transportasi dan mobilitas masyarakat. Secara bertahap, tiga titik jembatan mulai dikerjakan oleh tim di lapangan dengan mengedepankan perencanaan yang matang dan terukur.
Pada tahap awal, personel Satgas memfokuskan pekerjaan pada pembongkaran jembatan lama yang selama ini digunakan masyarakat. Bersamaan dengan itu, proses perakitan rangka struktur Jembatan Aramco juga mulai dilakukan sebagai bagian dari tahapan konstruksi.
Menariknya, dalam pelaksanaan pembangunan ini TNI tidak bekerja sendiri, melainkan turut melibatkan masyarakat setempat. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada hasil fisik, tetapi juga mengedepankan semangat kebersamaan dan gotong royong.
Keterlibatan masyarakat menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Selain mempercepat proses pengerjaan, kolaborasi ini juga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap infrastruktur yang dibangun, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal dan dijaga dalam jangka panjang.
Komandan Kodim (Dandim) 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos, menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk sinergi dan komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan serta menjawab kebutuhan masyarakat akan infrastruktur yang layak.
“Pembangunan jembatan Aramco ini dilaksanakan secara bertahap dan terukur. Kami berharap kehadirannya nanti mampu memperlancar akses masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada bulan April ini pengerjaan difokuskan pada tiga titik prioritas, yakni dua unit di Desa Raket, Kecamatan Trumon, serta satu unit di Desa Pasi Rasian, yang dipilih berdasarkan tingkat urgensi dan kebutuhan masyarakat.
Lebih dari sekadar tugas teritorial, keterlibatan TNI dalam pekerjaan ini merupakan bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat, sekaligus dukungan terhadap percepatan pembangunan daerah.
Dengan dimulainya tahap pengerjaan ini, diharapkan kehadiran Jembatan Aramco nantinya mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas ekonomi, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di Kabupaten Aceh Selatan.(Pr012).






