BOALEMO – Komando Distrik Militer (Kodim) 1316/Boalemo kembali menegaskan komitmennya dalam membina generasi muda melalui pembukaan Perkemahan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang IV TW I Tahun 2026. Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat ini digelar di Lapangan Upacara Makodim 1316/Boalemo, Jalan Trans Sulawesi, Desa Lahumbo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Sabtu (14/02/2026).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Dandim 1316/Boalemo Letkol Czi Yuda Herizal, S.H., yang diwakili oleh Pasiter Kodim, memimpin jalannya prosesi yang diikuti kurang lebih 100 pelajar pilihan dari berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Boalemo serta personel jajaran Kodim 1316/Boalemo.
Pesan Letkol Czi Yuda Herizal, S.H., Dandim 1316/Boalemo: Membentuk Karakter di Balik Seragam Kadet
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas atau berkemah biasa.
“Jadilah seperti akar yang kuat mencengkeram bumi Pertiwi, namun tetap tumbuh menjulang memberikan naungan bagi sesama. Ini adalah wahana pembinaan agar adik-adik tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, berkarakter, dan berjiwa patriot. Bangsa Indonesia membutuhkan pemuda yang berjiwa pejuang untuk menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya.
Dandim juga menekankan pentingnya peran pembina dan pelatih dalam memastikan faktor keamanan selama kegiatan berlangsung guna mencetak kader bangsa yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan integritas tinggi.
Fokus Pembinaan, Disiplin dan Bela Negara
Perkemahan bakti ini diikuti kurang lebih 100 peserta yang akan menjalani serangkaian materi penguatan mental dan fisik. Beberapa poin utama dalam kegiatan ini meliputi:
Wawasan Kebangsaan: Menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat bela negara.
Kepemimpinan: Melatih jiwa kepemimpinan (leadership) sejak dini.
Solidaritas: Mempererat persaudaraan antar pelajar di wilayah Boalemo.
Pengenalan materi sesuai dengan ciri khas TNI AD, meliputi membaca arah kompas, mountaineering (tali-temali), penanganan bencana alam, PBB, PPM, pengenalan pioner materi dan praktik, serta wawasan bahaya narkoba dan penanggulangannya.
Upacara yang dimulai pukul 09.00 WITA ini ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis dan diakhiri dengan doa bersama.(1316).






