<p><strong>SUKOHARJO &#8211;</strong> Kian ramainya warung dan meningkatnya penjualan makanan menjadi kisah keseharian yang dirasakan warga Dukuh Ngadijoyo selama TMMD Reguler ke-129. Manfaat program tidak hanya terlihat dari proyek fisik, tapi juga dari roda ekonomi yang berputar.</p>
<p>“Alhamdulillah sejak bapak-bapak TNI datang, dagangan lebih cepat habis,” kata seorang pedagang yang setiap hari melayani pembeli di sekitar lokasi. Cerita ini menjadi topik hangat di kalangan warga.</p>
<p>Pada Selasa (28/7/2026), anggota Satgas kembali memanfaatkan waktu istirahat untuk membeli makanan dan minuman. Pertemuan spontan di warung-warung sederhana memperkuat jalinan silaturahmi antara warga dan prajurit.</p>
<p>Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Sahputra, S.E., mengatakan interaksi semacam ini menunjukkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ia berharap kehadiran personel memberi nilai tambah bagi kehidupan warga, terutama di sektor usaha mikro.</p>
<p>Cerita dari para pedagang menjadi bukti bahwa dampak TMMD tak selalu diukur dari bangunan yang berdiri, melainkan dari senyum pelaku UMKM yang mendapat tambahan penghasilan.(Red/Js)</p>

BARITO KUALA – Pada Selasa (28/7/2026), rumah milik Kai Birhasani (61) di Desa Tamban Bangun,…
BARITO KUALA – Di Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban, lima titik TMAB terus dibangun dan…
BARITO KUAKA – Perubahan cara masyarakat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih sehat dan layak mulai…
BARITO KUALA – Di Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban, tawa anak-anak pecah di sela aktivitas…
BARITO KUALA – Timbunan pilihan terus diratakan secara manual pada hari ke-14 pelaksanaan TMMD Ke-129…
BARITO KUALA – Pada Selasa (28/7/2026), rumah milik Kai Birhasani (61) di Desa Tamban Bangun,…