<p><strong>SUKOHARJO &#8211;</strong> Pembangunan talud di Desa Parangjoro menghadirkan susunan batu yang memanjang dan raut wajah pemilik rumah yang kini lebih optimistis menatap musim hujan.</p>
<p>Selama bertahun-tahun, warga sekitar menghadapi ancaman tanah longsor kecil serta limpasan air yang mengikis sisi jalan; kondisi itu mulai berubah setelah talud dibangun.</p>
<p>Di lapangan, Jumat (31/7/2026), anggota TNI dan warga terlihat bekerja tanpa sekat; batu kali disusun rapi di atas adukan semen sementara ember dan sekop berpindah tangan secara bergantian dalam kegiatan gotong royong.</p>
<p>Menurut warga, keberadaan talud akan menjaga kestabilan tanah di sekitar permukiman dan memberi rasa aman bagi keluarga yang beraktivitas setiap hari di kawasan tersebut, dan mereka berharap semangat kebersamaan terjaga meski pekerjaan selesai.</p>
<p>Manfaat pembangunan talud di Parangjoro bukan hanya menyediakan infrastruktur yang lebih kokoh, tetapi juga menegaskan bahwa kepedulian yang diwujudkan lewat kerja bersama dapat membawa perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat desa.(Red/Js).</p>

SUPIORI - Melalui program BERSEMI (Bersih, Sehat untuk Masyarakat Supiori), personel Yonif TP 859/RBK bersama…
KUTAI TIMUR - Danramil 0909-04/Muara Ancalong bersama anggota serta Danramil 0909-05/Muara Bengkal dan anggota menghadiri…
ACEH SINGKIL - Personel Kodim 0109/Aceh Singkil bersama Yon TP 957/LU dan warga melanjutkan pengukuran…
MEULABOH - Korem 012/Teuku Umar menggelar ziarah rombongan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kabupaten Aceh…
ACEH JAYA - Kondisi wilayah Desa Meunasah Weh, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, terpantau aman…
ACEH JAYA - Aktivitas pengolahan lahan mulai berlangsung di areal persawahan Desa Gampong Harapan, Kecamatan…