banner 120x600
KODIM  

TNI dan Pemda Rehabilitasi Jembatan Putus Akibat Banjir

ACEH BARAT – Suasana haru dan bahagia menyelimuti peresmian jembatan gantung penghubung Desa Kajeung–Tungkop, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (18/02/2026). Jembatan yang sebelumnya terputus akibat diterjang banjir kini kembali kokoh berdiri dan menjadi simbol bangkitnya harapan serta pulihnya aktivitas masyarakat.

Rehabilitasi jembatan tersebut merupakan tindak lanjut program TNI AD atas perintah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. Melalui jajaran Korem 012/Teuku Umar dan Kodim 0105/Abar, TNI berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk memperbaiki jembatan yang rusak parah akibat banjir, sehingga mobilitas warga kembali normal.

Kini, anak-anak dapat kembali menyeberang untuk bersekolah, para petani bisa menuju kebun, dan aktivitas perekonomian masyarakat kembali menggeliat. Jembatan gantung ini memiliki kapasitas beban maksimal dua ton dan diharapkan dapat dimanfaatkan serta dijaga bersama demi keberlanjutan fungsinya.

Danrem 012/TU Kolonel Inf Windarto, S.Sos., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan bukti nyata negara hadir untuk rakyat. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto, senantiasa berpihak kepada masyarakat hingga ke pelosok.

“Ini adalah bukti bahwa negara hadir untuk rakyat. Mari kita manfaatkan dan rawat jembatan ini dengan sebaik-baiknya agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Danrem.

Momentum peresmian yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan menambah makna tersendiri. Selain memulihkan akses transportasi, jembatan ini juga menjadi penghubung silaturahmi dan persaudaraan antarwarga.

“Kami atas nama keluarga besar Korem 012/Teuku Umar menyampaikan Marhaban Ya Ramadhan, selamat menunaikan ibadah puasa, mohon maaf lahir dan batin,” pungkas Danrem.

Di podium yang sama, Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Korem 012/Teuku Umar yang telah bergerak cepat merehabilitasi jembatan gantung tersebut.

“Kami merasa bangga dan terharu karena jembatan ini telah selesai dan kembali bisa dimanfaatkan masyarakat. Jembatan ini sangat vital karena menghubungkan dua desa, Kajeung dan Tungkop,” ungkap Bupati.

Bupati juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 500 meter dari area jembatan guna menjaga ketahanan dan keawetan fasilitas umum tersebut.

Salah seorang tokoh masyarakat turut menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI, Kasad, Pangdam IM, Danrem, Dandim, serta seluruh jajaran TNI yang telah bekerja keras demi masyarakat Sungai Mas.

“Kami menyadari bapak-bapak TNI bekerja luar biasa demi masyarakat. Sekarang aktivitas kami kembali lancar. Terima kasih atas pengabdian yang tulus,” ujarnya.

Acara peresmian berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, ditandai dengan pemotongan pita serta penyeberangan perdana oleh unsur Forkopimda. Jembatan gantung Kajeung–Tungkop kini resmi menjadi urat nadi baru yang menyatukan harapan dan menggerakkan roda kehidupan masyarakat Sungai Mas menuju kesejahteraan yang lebih baik.(0105).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *